Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Kompas.com - 28/02/2021, 05:40 WIB
Sesosok mayat pria ditemukan di Kali Pesanggrahan tepatnya dekat dengan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/2/2021) siang. dokumentasi pribadiSesosok mayat pria ditemukan di Kali Pesanggrahan tepatnya dekat dengan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/2/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayat laki-laki ditemukan mengambang di Kali Pesanggrahan, tepatnya di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2020).

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Agus Guritno belum mengetahui identitas mayat laki-laki tersebut.

Tim evakuasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan serta aparat kepolisian tak menemukan identitas di pakaian dan celana korban.

“Mayat langsung diidentifikasi pihak kepolisian yang rencananya akan divisum di RS Polri Kramat Jati,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu malam.

Agus mengatakan, kondisi mayat laki-laki sudah dalam kondisi membengkak. Korban diperkirakan berusia 45-50 tahun.

“Kesulitan pada tahap ini adalah tahap pengangkatan mayat yang berat karena mayat sudah membengkak dan kantong mayat penuh berisi air dan jalan lintasan evakuasi yang turun naik dipenuhi oleh sampah puing bangunan,” tambah Agus.

Adapun mayat laki-laki itu menggunakan baju dan celana berwarna hitam.

Agus Guritno mengatakan, proses evakuasi dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Anggota tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk menjangkau lokasi mayat.

Sekitar pukul 15.30 WIB, mayat tersebut berhasil dievakuasi ke pinggir sungai. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur untuk keperluan visum.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Megapolitan
Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X