Aparat Jamin Keamanan, Gereja Katedral Minta Umat Beribadah Tri Hari Suci dengan Tenang

Kompas.com - 01/04/2021, 17:00 WIB
Perayaan misa kedua Malam Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPerayaan misa kedua Malam Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadi meminta umat Kristiani yang mengikuti rangkaian perayaan pekan suci Paskah tak perlu panik dan tetap tenang atas rangkaian teror yang baru-baru ini terjadi.

Sebab, pihak kepolisian dan TNI sudah menjamin keamanan Gereja Katedral Jakarta selama digelarnya rangkaian perayaan Paskah.

"Kami juga minta umat tidak panik dan tetap tenang. Karena Kapolda, Kasdam Jaya bersama jajarannya mengatakan agar umat tetap tenang dan menjamin keamanan terlaksananya ibadah," kata Susyana kepada wartawan di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (1/4/2021), seperti dilansir Tribunnews.com.

Baca juga: Aktivitas Zakiah Aini, Pelaku Teror di Mabes Polri Lebih Banyak di Kamar

Susyana berharap semua pelaksanaan pengamanan maupun Tri Hari Suci berjalan lancar, aman dan tertib.

Tri Hari Suci meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah.

Kamis Putih akan dilangsungkan malam nanti, Jumat Agung esok hari, dan Hari Raya Paskah dilangsungkan pada hari Minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami berharap semua pelaksanaan ataupun Tri Hari Suci ini berjalan lancar aman tertib kondisi," ujarnya.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan, pengamanan Gereja Katedral Jakarta pada rangkaian perayaan Hari Paskah, tersebar di 6 titik.

Sebanyak 150 personel gabungan yang terdiri dari unsur polisi, Brimob gegana, TNI, hingga Dinas Perhubungan DKI disiagakan mengamankan rangkaian perayaan umat Kristiani itu.

"Kurang lebih 150 personel gabungan disiagakan di Gereja Katedral Jakarta," kata Maulana.

Baca juga: Sosok Zakiah Aini Penyerang Mabes Polri, Simpatisan ISIS, Mahasiswi DO yang Tertutup

Sejumlah aparat kepolisian bersenjata laras panjang akan berpatroli di luar area Gereja Katedral Jakarta. Kendaraan taktis (rantis) juga disiagakan di sekitar area gereja.

Untuk alur keluar - masuk jemaat gereja, ditetapkan hanya lewat pintu IV dan akan dijaga ketat. Sementara lokasi parkiran kendaraan, difokuskan di Basement Masjid Istiqlal.

Pada Rabu (31/3/2021) kemarin, aksi teror terjadi di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Terduga teroris ZA yang merupakan seorang perempuan berusia 25 tahun, masuk ke kompleks Mabes Polri lewat pintu belakang.

Baca juga: Keluarga Temukan Surat Wasiat Sebelum Zakiah Aini Serang Mabes Polri

Pelaku kemudian berjalan ke arah pos penjaga di depan Mabes Polri. Di dekat pos penjaga Mabes, ZA melontarkan tembakan sebanyak enam kali.

ZA langsung ditembak polisi dan tewas ditempat.

Tak lama sebelumnya, terjadi juga aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya pada Minggu (28/3/2021).

Sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut telah ditangkap polisi. (Danang Triatmojo)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Polisi Jamin Keamanan Tri Hari Suci, Gereja Katedral Jakarta Minta Jemaat Tetap Tenang Beribadat."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Megapolitan
Pemuda Pancasila Bakal Beri Bantuan Hukum 5 Tersangka Bentrokan dengan FBR di Ciledug

Pemuda Pancasila Bakal Beri Bantuan Hukum 5 Tersangka Bentrokan dengan FBR di Ciledug

Megapolitan
RS Polri Belum Terima Seluruh Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi

RS Polri Belum Terima Seluruh Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi

Megapolitan
Buruh Tuntut 6 Hal Terkait Upah Minimum 2022

Buruh Tuntut 6 Hal Terkait Upah Minimum 2022

Megapolitan
Data Kejaksaan, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Depok Marak Terjadi

Data Kejaksaan, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Depok Marak Terjadi

Megapolitan
Penembakan di Exit Tol Bintaro, Warga Sempat Dengar 2 Suara Letusan

Penembakan di Exit Tol Bintaro, Warga Sempat Dengar 2 Suara Letusan

Megapolitan
LPSK Sebut Tingkat Keberhasilan Restitusi di Indonesia Masih Rendah

LPSK Sebut Tingkat Keberhasilan Restitusi di Indonesia Masih Rendah

Megapolitan
Minyak Curah Dilarang Beredar, Pemkot Tangerang Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Minyak Curah Dilarang Beredar, Pemkot Tangerang Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Megapolitan
Kembali Sambangi KPK, Dirut Jakpro Serahkan Dokumen Tambahan Terkait Formula E

Kembali Sambangi KPK, Dirut Jakpro Serahkan Dokumen Tambahan Terkait Formula E

Megapolitan
Wagub Yakin DKI Akan Dilibatkan Dalam Monetisasi Aset di Jakarta untuk Danai Ibu Kota Baru

Wagub Yakin DKI Akan Dilibatkan Dalam Monetisasi Aset di Jakarta untuk Danai Ibu Kota Baru

Megapolitan
Jika Ada Penumpang di Soekarno-Hatta Terpapar Virus Corona Varian Omicron, Ini Langkah KKP

Jika Ada Penumpang di Soekarno-Hatta Terpapar Virus Corona Varian Omicron, Ini Langkah KKP

Megapolitan
Tak Dapat Izin di Jakarta, Reuni 212 Bakal Digelar di Sentul dan Disiarkan Daring

Tak Dapat Izin di Jakarta, Reuni 212 Bakal Digelar di Sentul dan Disiarkan Daring

Megapolitan
Seleksi CPNS di Jaksel Terhambat 2,5 Jam, BKN Sebut Masalah Internet Lokal

Seleksi CPNS di Jaksel Terhambat 2,5 Jam, BKN Sebut Masalah Internet Lokal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.