Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Jakpus dan Jakut Dilarang Buka 3x24 Jam

Kompas.com - 11/04/2021, 10:16 WIB
Suasana No Logic Cafe Jakarta Pusat pada Sabtu (10/4/2021) malam. Dok. Satpol PP DKI JakartaSuasana No Logic Cafe Jakarta Pusat pada Sabtu (10/4/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelanggaran jam buka operasional kafe restoran di tengah penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro terus terjadi.  

Pada akhir pekan ini, Satuan Pamong Praja DKI Jakarta menjatuhkan sanksi terhadap dua kafe di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. 

Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin mengatakan, pihaknya terus melakukan giat monitoring tempat usaha di tengah PPKM skala mikro.

Baca juga: Anies Kembali Longgarkan PPKM, Sekolah Tatap Muka di Jakarta Diizinkan secara Terbatas

“Lokasi kegiatan monitoring tempat usaha kami pada Sabtu 10 April 2021 pukul 23.00 WIB ada empat tempat,” ujar Arifin dalam keterangan tertulis, Minggu (11/4/2021) pagi.

Keempatnya adalah Logic Cafe Sabang Jakarta Pusat; Hotel FF Lokasari Jakarta Barat; New Black Bull Cafe Sunter Jakarta Utara; dan Cafe Idaman Jatinegara Jakarta Timur.

Dalam kegiatan itu, PP DKI Jakarta menerjunkan 30 personel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Palembang dan 6 Daerah Lain di Sumsel Masuk Zona Oranye, Terapkan PPKM Mikro 6-19 April

“Hasilnya, No Logic Cafe dan New Black Bull Cafe diberikan sanksi penutupan 3x24 jam,” ujar Arifin.

Dengan sanksi tersebut, kafe tersebut dilarang melayani pelanggan hingga tiga hari ke depan. 

Dalam aturan PPKM skala mikro, kafe dan restoran dilarang beroperasi melebihi pukul 22.00 WIB.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Megapolitan
Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
4 Begal Motor di Kalideres Ditangkap, Polisi: Awalnya Mau Tawuran tapi Tak Dapat Lawan

4 Begal Motor di Kalideres Ditangkap, Polisi: Awalnya Mau Tawuran tapi Tak Dapat Lawan

Megapolitan
Aksi Begal Terjadi 3 Hari Berturut-turut di Bintaro, 4 Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Begal Terjadi 3 Hari Berturut-turut di Bintaro, 4 Pelaku Dibekuk Polisi

Megapolitan
Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Megapolitan
Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Megapolitan
Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Megapolitan
Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan 'Pelat Sakti'

Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan "Pelat Sakti"

Megapolitan
Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.