Kompas.com - 23/04/2021, 15:46 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto menyebut kedatangan 117 warga negara India pada Rabu (21/4/2021) sudah melalui pengawasan yang ketat.

Dia menyebutkan, 100-an warga negara asing (WNA) itu datang ke Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, dengan menggunakan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan XZ988.

Kata Romi, 117 WN India itu sudah memiliki perizinan yang sesuai untuk memasuki Indonesia.

Baca juga: Dirjen Imigrasi Jelaskan Kronologi WN India Masuk RI Saat Kasus Covid-19 Tinggi

Dia melanjutkan, izin untuk memasuki Indonesia itu dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), atau kepemilikan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap).

"Dari sisi dokumen keimigrasian, mereka punya Kitas dan Kitap," ungkap Romi melalui rilis resminya, Jumat (23/4/2021).

Dia berujar, masuknya WNA itu ke Indonesia lantaran di India sendiri sedang mengalami krisis kesehatan yang cukup parah.

Pasalnya, lanjut Romi, di India terdapat mutasi virus Covid-19 varian B.1.617 yang bermuatan mutasi ganda.

Baca juga: Varian Virus Corona B1617 Diduga Picu Tsunami Covid-19 di India

Dia mengeklaim, semua yang berada di pesawat itu telah melakukan screening tes Covid-19 oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta.

"Pemeriksaan kesehatan menggunakan PCR. Setelah diperiksa dokumen, 117 warga India itu memenuhi syarat masuk Indonesia, yaitu pemilik Kitas dan Kitap," urai Romi.

Usai melakukan pemeriksaan kesehatan dan dokumen keimigrasian, mereka ditangani Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 untuk menjalani karantina selama waktu yang telah ditentukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Heru Budi, Ormas Islam di Jakarta Kerja Sama untuk Galang Donasi Gempa Cianjur

Temui Heru Budi, Ormas Islam di Jakarta Kerja Sama untuk Galang Donasi Gempa Cianjur

Megapolitan
Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta yang Dianiaya Atletnya Mengaku 2 Kali Dipukuli

Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta yang Dianiaya Atletnya Mengaku 2 Kali Dipukuli

Megapolitan
Bang Bangor 'Ngotot' Jadi Ketua LPM hingga Tebar Rp 22 Juta, Apa Itu LPM?

Bang Bangor "Ngotot" Jadi Ketua LPM hingga Tebar Rp 22 Juta, Apa Itu LPM?

Megapolitan
KSP Indosurya Pakai Metode 'Medium Term Note' Berkedok Koperasi, Jaksa: Mereka Bank Gelap

KSP Indosurya Pakai Metode "Medium Term Note" Berkedok Koperasi, Jaksa: Mereka Bank Gelap

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Pengendara Motor Remas Payudara Perempuan di Depok

Polisi Selidiki Kasus Pengendara Motor Remas Payudara Perempuan di Depok

Megapolitan
Pengelola Sebut Masjid At-Tin Sudah Siap Jadi Tempat Acara Munajat Akbar Reuni 212

Pengelola Sebut Masjid At-Tin Sudah Siap Jadi Tempat Acara Munajat Akbar Reuni 212

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Awalnya Tegur Atlet karena Jarang Latihan

Kronologi Penganiayaan Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta, Awalnya Tegur Atlet karena Jarang Latihan

Megapolitan
Terendam Banjir Lagi, Tol BSD Ditutup Sementara

Terendam Banjir Lagi, Tol BSD Ditutup Sementara

Megapolitan
Tinjau Sodetan Kali Ciliwung, Heru Budi: Kami Pastikan yang Terhambat Sudah Berjalan

Tinjau Sodetan Kali Ciliwung, Heru Budi: Kami Pastikan yang Terhambat Sudah Berjalan

Megapolitan
Pengendara Motor Pepet dan Remas Payudara Perempuan yang Jalan Pagi di Depok

Pengendara Motor Pepet dan Remas Payudara Perempuan yang Jalan Pagi di Depok

Megapolitan
Dinkes Kota Bekasi Catat Sudah Layani 700 Orang yang Terpapar HIV/AIDS Sepanjang 2022

Dinkes Kota Bekasi Catat Sudah Layani 700 Orang yang Terpapar HIV/AIDS Sepanjang 2022

Megapolitan
Anak-anak Kampung Bayam Sakit karena Menginap di Depan JIS, Heru Budi: Nanti Diobati

Anak-anak Kampung Bayam Sakit karena Menginap di Depan JIS, Heru Budi: Nanti Diobati

Megapolitan
Polda Metro Kerahkan 310 Personel untuk Kawal 10.000 Massa Reuni 212

Polda Metro Kerahkan 310 Personel untuk Kawal 10.000 Massa Reuni 212

Megapolitan
Kuasa Hukum: Yusuf Mansur Tak Pernah Anggap Dirinya Selalu Menang di Pengadilan

Kuasa Hukum: Yusuf Mansur Tak Pernah Anggap Dirinya Selalu Menang di Pengadilan

Megapolitan
Calon Ketua LPM Bedahan Minta Kembalikan Amplop Usai Kalah, Pakar: Rakyat Sudah Cerdas, Ambil Uangnya Tolak Calonnya

Calon Ketua LPM Bedahan Minta Kembalikan Amplop Usai Kalah, Pakar: Rakyat Sudah Cerdas, Ambil Uangnya Tolak Calonnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.