Kompas.com - 18/05/2021, 11:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021) pagi, ramai calon penumpang, terutama oleh warga yang hendak berangkat ke kampung halaman ke kota-kota Jawa Tengah dan Jawa Timur, menyusul berakhirnya kebijakan larangan mudik oleh pemerintah sejak Senin (17/5).

Seperti dikutip Antara, sejumlah sudut Pasar Senen tampak ramai dipadati, mulai dari ruang tunggu, area pencetakan tiket, area keberangkatan, area pemeriksaan GeNose dan tes usap Antigen, hingga "minimarket" dan gerai makanan.

Salah satu warga asal Bekasi, Ika (35), mengaku baru bisa berangkat ke Malang, Jawa Timur, bersama kedua anaknya setelah larangan mudik berakhir.

"Ya karena mengikuti aturan pemerintah saja, lagi pula kan syaratnya kemarin itu banyak dokumennya, harus ada alasan mendesak. Jadi, baru pesan kereta untuk hari ini," kata Ika saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.

Baca juga: Mulai Selasa Dini Hari, Perjalanan Orang Tidak Memerlukan SIKM

Warga lainnya, Agustina (42) juga baru berangkat ke Kebumen pada Selasa ini, karena adanya pengumuman larangan mudik oleh Pemerintah.

Selain itu, kantor tempat dirinya bekerja juga tidak memperbolehkan cuti pada masa larangan mudik, yakni 6-17 Mei 2021.

Agustina menjelaskan, pembelian tiket sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu, ketika masa larangan mudik diumumkan.

Ia mengaku sedikit sulit mendapatkan bangku yang berdekatan dengan kedua putrinya.

"Setelah lihat berita larangan mudik sampai 17 Mei, lalu saya langsung pesan untuk tanggal 18 Mei. Agak sulit ya dapat bangku berdekatan karena pemesanannya ramai untuk hari ini," kata Agustina.

Baca juga: Operasi Ketupat Diperpanjang hingga 24 Mei, Ada 14 Titik Penyekatan di Jabodetabek

Seperti diketahui, masa larangan mudik yang ditetapkan Pemerintah telah berakhir pada Senin (17/5) kemarin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Antara
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Dicapreskan Nasdem dan Bertemu AHY, Anies Akan Komunikasi Dengan PKS

Usai Dicapreskan Nasdem dan Bertemu AHY, Anies Akan Komunikasi Dengan PKS

Megapolitan
Menko PMK Usul Gunakan Lahan Pemprov DKI untuk Perluas Bangunan MTsN 19

Menko PMK Usul Gunakan Lahan Pemprov DKI untuk Perluas Bangunan MTsN 19

Megapolitan
Ini Dugaan Penyebab Robohnya Tembok Pembatas antara Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu

Ini Dugaan Penyebab Robohnya Tembok Pembatas antara Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu

Megapolitan
BERITA FOTO: Keharuan Warnai Pemakaman Dendis, Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

BERITA FOTO: Keharuan Warnai Pemakaman Dendis, Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

Megapolitan
Tembok Pembatas Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu Roboh, Lima Mobil Tertimpa Reruntuhan

Tembok Pembatas Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu Roboh, Lima Mobil Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Tembok Sekolah di Cirendeu Roboh, Lima Mobil Rusak Tanpa Korban Jiwa

Tembok Sekolah di Cirendeu Roboh, Lima Mobil Rusak Tanpa Korban Jiwa

Megapolitan
Temui AHY di Kantor DPP Demokrat, Anies: Penanda Kami Siap Jalan Bersama

Temui AHY di Kantor DPP Demokrat, Anies: Penanda Kami Siap Jalan Bersama

Megapolitan
PPSU dan Petugas SDA Bersihkan Sisa-sisa Banjir dan Lumpur di MTsN 19

PPSU dan Petugas SDA Bersihkan Sisa-sisa Banjir dan Lumpur di MTsN 19

Megapolitan
Menko PMK Melayat ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19, Berikan Santunan dan Daftarkan Bansos

Menko PMK Melayat ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19, Berikan Santunan dan Daftarkan Bansos

Megapolitan
Isak Tangis Orangtua Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19 Saat Pelayat Memeluknya...

Isak Tangis Orangtua Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19 Saat Pelayat Memeluknya...

Megapolitan
Musim Hujan, Masyarakat Harus Waspada Bahaya Kelistrikan dan Mitigasi Mandiri

Musim Hujan, Masyarakat Harus Waspada Bahaya Kelistrikan dan Mitigasi Mandiri

Megapolitan
Situasi Terkini di Jalan TB Simatupang, Tak Ada Banjir dan Kemacetan Lalu Lintas

Situasi Terkini di Jalan TB Simatupang, Tak Ada Banjir dan Kemacetan Lalu Lintas

Megapolitan
Hingga Jumat Pagi, Banjir Tersisa di 5 RT Jakarta Barat

Hingga Jumat Pagi, Banjir Tersisa di 5 RT Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 6 Oktober 2022: Kumulatif Covid-19 di Tangsel Tembus 106.038 Kasus

UPDATE 6 Oktober 2022: Kumulatif Covid-19 di Tangsel Tembus 106.038 Kasus

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Saya Harap Kamera ETLE di Jakarta Makin Banyak, Pak Gubernur...

Kapolda Metro Jaya: Saya Harap Kamera ETLE di Jakarta Makin Banyak, Pak Gubernur...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.