Kompas.com - 09/06/2021, 19:36 WIB
Dirut Transjakarta menegaskan armada Bus Transjakarta wajib lolos sejumlah cek kelaikan jalan, Rabu (9/6/2021) Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIDirut Transjakarta menegaskan armada Bus Transjakarta wajib lolos sejumlah cek kelaikan jalan, Rabu (9/6/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Sardjono Jhony Tjitrokusumo menegaskan bahwa armada bus transjakarta wajib lolos sejumlah cek kelaikan jalan sebelum beroperasi melayani penumpang.

"Kita punya manajemen kelaikan. Ada pemeriksaan SGU berlaku tujuh hari, kemudian checker, lalu ada free driving check. Dilihat kondisi bus, lalu dilihat kilometernya, dilihat juga waktu keluar pool, dan lain sebagainya," ujar Sardjono di kantor Transportasi Jakarta Cawang, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Kepala Divisi Kualitas dan Standar Transjakarta Roy Yulius menambahkan setiap armada bus transjakarta wajib lolos empat tes laik jalan.

Baca juga: Viral Bus Transjakarta Mogok di Tengah Rel, Dirut Pastikan Mesin Tidak Mati

"Maintenance release untuk kelaikan bus itu pertama pemeriksaan dari tim evaluasi dan pengendalian, kedua inspeksi harian dari tim teknik, kemudian pemeriksaan oleh pramudi, dan pemeriksaan oleh petugas pemeriksa akhir," jelas Roy di tempat yang sama.

Meski demikian, Sardjono mengakui kecelakaan mungkin saja terjadi meski sudah melewati berbagai tes kelaikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mengusahakan agar zero fatalities itu bisa, tapi mengusahakan tidak terjadi kecelakaan itu tidak bisa. Misalkan, bus sedang diam saja bisa ditabrak motor," kata Sardjono.

Baca juga: Bantah Pakai Vulkanisir, Transjakarta Sebut Ban Bus Rusak Parah karena Dipaksa Melaju saat Pecah

Lebih lanjut, Sardjono mengaku ingin meningkatkan standar keselamatan, mekanisme, dan proses bisnis Transjakarta mengikuti standar transportasi udara yang padat aturan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng Lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng Lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Megapolitan
Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Megapolitan
Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Megapolitan
Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Megapolitan
Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Megapolitan
Pengakuan Warga Utan Panjang yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Demi Dapat Bansos

Pengakuan Warga Utan Panjang yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Demi Dapat Bansos

Megapolitan
Proyek MRT, Tugu Jam Thamrin Dipindahkan Sementara Oktober 2021

Proyek MRT, Tugu Jam Thamrin Dipindahkan Sementara Oktober 2021

Megapolitan
PPKM di Jakarta, Penumpang Harian MRT Turun 80 Persen Selama Juli 2021

PPKM di Jakarta, Penumpang Harian MRT Turun 80 Persen Selama Juli 2021

Megapolitan
Pemkot Depok Terus Genjot Kapasitas Tes Covid-19

Pemkot Depok Terus Genjot Kapasitas Tes Covid-19

Megapolitan
Ada Pungli Bansos PKH di Tangerang, Wali Kota Sebut Pemkot Tak Terlibat Penyalurannya

Ada Pungli Bansos PKH di Tangerang, Wali Kota Sebut Pemkot Tak Terlibat Penyalurannya

Megapolitan
Ada Depot Isi Ulang Tabung Oksigen Bayar Sukarela di Matraman, Hari Jumat Gratis

Ada Depot Isi Ulang Tabung Oksigen Bayar Sukarela di Matraman, Hari Jumat Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X