Rusun Nagrak Bakal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Penghuni Angkat Bicara

Kompas.com - 17/06/2021, 20:10 WIB
Rusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara yang direncanakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 diabadikan pada Kamis (17/6/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITARusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara yang direncanakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 diabadikan pada Kamis (17/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara direncanakan menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Wacana ini sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta.

Berkait rencana tersebut, sejumlah penghuni rusun angkat bicara. Mega, misalnya. Dia mengaku berkeberatan dengan rencana tersebut.

Namun, Mega merasa tidak memiliki hak melarang para pasien Covid-19 dibawa ke kawasan rusunnya.

“Sebenarnya kalau dibilang keberatan ya keberatan. Tapi namanya punya pemerintah ya kita bisa apa?” ucap Mega saat ditemui di lokasi, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Graha Wisata Ragunan Hampir Penuh, Tersisa 4 Kamar

“Kita juga numpang. Kalau punya sendiri ya kita protes. Ini kan punya pemerintah, mau enggak mau,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mega bercerita, sejatinya rencana Rusun Nagrak akan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 sudah berembus sejak awal tahun ini.

Namun, kabar tersebut kembali tersiar semenjak kasus Covid-19 terus melonjak.

“Dulu pernah juga wacana, cuma sekarang benar-benar baru mau direalisasikan. Ya kita berdoa saja semoga enggak jadi,” ucap Mega.

Hal yang sama juga dirasakan Umi Dandi.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Tempat Isolasi Terpusat di Depok Penuh

Ia mengaku tidak bisa protes. Sebab, dirinya telah dibebaskan dari biaya sewa sebesar Rp 760.000 per bulan selama pandemi Covid-19 ini.

“Ya mau enggak mau setuju. Kita juga masih gratis, cuma bayar listrik sama air doang. Kalau sudah bayar, boleh lah ya,” lanjut Umi.

Adapun Rusun Nagrak memiliki 14 tower yang mana tower 1-5 akan dijadikan sebagai tempat isolasi.

Sedangkan yang sudah berpenghuni tower 11-14 dan sisanya masih kosong.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X