Kompas.com - 19/07/2021, 13:19 WIB
Petugas memadamkan sisa api yang membakar perkampungan padat penduduk di Jalan Lindung Pasar Baru, Teluk Gong, Jakarta Utara, Sabtu (17/7/2021). Kebakaran yang belum bisa dipastikan pemicunya itu menghanguskan ratusan rumah dan menyebabkan sekitar 600 warga kehilangan tempat tinggalnya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/prasPetugas memadamkan sisa api yang membakar perkampungan padat penduduk di Jalan Lindung Pasar Baru, Teluk Gong, Jakarta Utara, Sabtu (17/7/2021). Kebakaran yang belum bisa dipastikan pemicunya itu menghanguskan ratusan rumah dan menyebabkan sekitar 600 warga kehilangan tempat tinggalnya.

JAKARTA, KOMPAS.com- Lurah Pejagalan Ichsan Firdaosi menyebut bahwa penyebab kebakaran yang terjadi di wilayahnya disebabkan oleh kompor dari rumah salah satu warga.

Kebakaran itu terjadi di Jalan Lindung Pasar Baru, RT 001 RW 012 Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (17/7/2021).

"Dari kompor di salah satu rumah warga. Ya namanya kondisi seperti itu (padat penduduk), kompleks besar aja kalau kita enggak bijak menggunakan kompor ya bisa menyebabkan kebakaran," kata Ichsan saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Ratusan warga yang menjadi korban kebakaran itu kemudian mengungsi di 9 titik pengungsian.

Baca juga: 888 Warga Mengungsi akibat Kebakaran di Teluk Gong

Lanjut Ichsan, hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sambung di beberapa titik pengungsian, karena kita harus menjaga prokes karena PPKM kan," ucap Ichsan.

"Jadi ada yang di Pos RW 12, ada yang di lapangan bulu tangkis, di sekolah, di gedung SKKT Kelurahan, ada yang di tenda dinas soial juga ada, kita pisah agar tidak berkerumun. Total ada 9 titik," lanjutnya.

Menurut Ichsan, berdasarkan data jumlah warga yang menjadi korban kebakaran sebanyak 272 Kepala Keluarga yang terdiri dari 383 jiwa.

Saat ini, sebagian warga sudah mulai memperbaiki rumah mereka.

Baca juga: Agar Tak Berkerumun, Ratusan Warga Korban Kebakaran di Teluk Gong Mengungsi di 9 Titik

Sedangkan bantuan bagi para korban terus mengalir baik itu dari Dinas Sosial, tiga pilar maupun warga sekitar.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.36 WIB.

Api berhasil dipadamkan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta setelah menurunkan 18 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan si jago merah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Megapolitan
Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Megapolitan
21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

Megapolitan
Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Megapolitan
Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Megapolitan
Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Megapolitan
Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Megapolitan
Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Megapolitan
Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Megapolitan
Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Megapolitan
Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Megapolitan
Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.