Fakta Kasus Pasien Covid-19 Jajan Bakso Keliling: Pedagang Tak Tahu, Hotel Akui Lalai

Kompas.com - 30/07/2021, 07:25 WIB
Tangkapan layar akun twiitter @AREAJULID yang menunjukkan sejumlah pasien Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di hotel namun memesan bakso dari pedagang bakso keliling. Twitter.com/@AREAJULIDTangkapan layar akun twiitter @AREAJULID yang menunjukkan sejumlah pasien Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di hotel namun memesan bakso dari pedagang bakso keliling.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di sebuah hotel di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kedapatan mengonsumsi bakso dari pedagang bakso keliling pada Minggu (25/7/2021).

Diketahui, hotel yang berlokasi di Jalan Daan Mogot itu merupakan salah satu lokasi isolasi terkendali non-fasilitas pemerintah bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Berikut sejumlah fakta kasus ini:

Terungkap karena viral di medsos

Kasus ini muncul ke permukaan lantaran unggahan sebuah foto yang mengabadikan peristiwa tersebut viral di media sosial.

"Itu semua pasien Covid beli bakso abang2 keliling masalahnya. Itu abangnya tau gak kalo yg beli pasien covid semua," tulis keterangan di dalam foto yang diunggah ke Twitter tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam foto tersebut, terlihat pelanggan dan pedagang bakso keliling dipisahkan gerbang yang jerujinya cukup berjarak.

Baca juga: Foto Viral Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Setidaknya dua orang sedang duduk sambil memegang mangkuk bakso di sisi dalam gerbang. Sementara di sisi luar, pedagang bakso terlihat sedang fokus dengan dagangannya.

Sementara itu, ada juga dua orang lainnya yang tengah bersandar ke gerbang.

Salah seorang di antaranya berdiri sambil memegang uang seolah tengah menunggu pesanannya datang sebelum membayar.

Pihak hotel akui lalai

Berkait menyebarnya foto tersebut, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat melakukan klarifikasi kepada pihak hotel, pada Selasa (27/7/2021).

"Kejadian tersebut diakui oleh pihak penanggung jawab sebagai kelalaian dalam hal pengawasan terhadap pasien OTG yang tengah melakukan aktifitas di lingkungan hotel," ungkap Dedi, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat saat dikonfirmasi Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Berdasar klarifikasi yang didapatnya dari pihak hotel, Dedi mengungkapkan bahwa sesaat sebelum kejadian, pasien tengah melakukan kegiatan olahraga dan berjemur.

Tetapi di luar dugaan, para pasien memakan bakso dari pedagang bakso keliling dengan memanfaatkan celah di sela-sela pagar pintu keluar yang tidak tertutup.

Diberi sanksi tertulis

Selain meminta klarifikasi, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat juga memberikan sanksi tertulis kepada pihak hotel.

"Atas terjadinya kelalaian tersebut, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Barat telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan surat teguran tertulis," kata Dedi.

Menurut Dedi, pihaknya juga telah mengingatkan pengelola untuk meningkatkan pengawasan serta mengoptimalkan tim satgas Covid-19 internal hotel.

Baca juga: Negatif, Hasil Tes PCR Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19

"Di samping itu pihak managemen hotel telah dipanggil ke Kantor Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat guna diberikan pembinaan lebih lanjut," kata Dedi.

Petugas dari Satpol PP Jakarta Barat juga telah mengingatkan Satgas Covid-19 hotel agar kejadian serupa tak lagi terulang.

Selain itu, pihak hotel juga telah menutup gerbang dengan terpal agar celah jeruji gerbang tak lagi dimanfaatkan pasien untuk jajan.

"Itu kan ada celahnya jadi bisa beli bakso dari situ. Sekarang ditutup dengan terpal," kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat.

Selain itu, dipasang juga garis kuning dengan jarak beberapa meter dari gerbang hotel agar pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi tidak mendekati area gerbang.

Tulisan larangan bagi pedagang untuk berjualan di sekitar lingkungan hotel juga telah dipasang.

Pedang bakso mengaku tak tahu

Pedagang bakso keliling yang menjajakan bakso kepada para pasien pada Minggu adalah Misun (50), seorang warga Cengkareng, Jakarta Barat.

Namun, Misun mengaku tidak pernah tahu bahwa pelanggan yang mencegat dan membeli bakso dagangannya adalah pasien Covid-19.

Baca juga: Layani Pasien Covid-19, Tukang Bakso Ini Tak Tahu Pelanggannya Sedang Isoman di Hotel

"Enggak tahu. Kalau tahu juga saya enggak mau," kata Misun, dalam sebuah video rekaman yang diterima Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Misun lantas ditemui petugas Satpol PP Jakarta Barat di kediamannya di Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (27/7/2021) malam.

Petugas mengimbau Misun untuk lebih hati-hati saat berkeliling menjajakan bakso dagangannya.

"Jadi untuk lain kali lihat-lihat dulu situasinya ya Pak, jadi layaninya mungkin dengan sendok plastik, dibungkus saja," kata seorang petugas Satpol PP dalam video tersebut.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Isoman Bisa Jajan Bakso, Manajemen Hotel Akui Lalai

Pada Rabu (28/7/2021) pagi, petugas membawa Misun ke Puskesmas Cengkareng untuk menjalani swab PCR Covid-19.

Hasil tes Misun keluar pada Kamis (29/7/2021) dan menunjukkan bahwa Misun tak terinfeksi Covid-19.

"Hasil swab PCR Pak Misun pedagang bakso: Negatif," kata Tamo.

Diketahui, Misun mengenakan masker saat melayani pelanggannya yang merupakan pasien Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Megapolitan
Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Megapolitan
Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober 2021: 10 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 24 Oktober 2021: 10 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Ingat, Hari Ini Ganjil Genap Berlaku di 13 Kawasan di Jakarta

Ingat, Hari Ini Ganjil Genap Berlaku di 13 Kawasan di Jakarta

Megapolitan
Tak Semua Wirausahawan Jebolan Jakpreneur Dapat Akses Modal, Ini Penjelasan Anies

Tak Semua Wirausahawan Jebolan Jakpreneur Dapat Akses Modal, Ini Penjelasan Anies

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta dan Bodebek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta dan Bodebek Hujan

Megapolitan
Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Simak 13 Lokasi Ganjil Genap di Jakarta yang Berlaku Mulai Hari Ini

Simak 13 Lokasi Ganjil Genap di Jakarta yang Berlaku Mulai Hari Ini

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kronologi Rumah Ambruk di Kalideres | Anak Korban Ambruknya Rumah di Kalideres Sempat Ikut Mencari Jasad Ibu dan Adiknya

[POPULER JABODETABEK] Kronologi Rumah Ambruk di Kalideres | Anak Korban Ambruknya Rumah di Kalideres Sempat Ikut Mencari Jasad Ibu dan Adiknya

Megapolitan
Keluhan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tes PCR Mahal dan Sulit Akses PeduliLindungi

Keluhan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tes PCR Mahal dan Sulit Akses PeduliLindungi

Megapolitan
Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies: Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui...

Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies: Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui...

Megapolitan
Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Dapat Keluar 3 Jam Setelah Pengambilan Sampel

Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Dapat Keluar 3 Jam Setelah Pengambilan Sampel

Megapolitan
Cerita Andriawan Soal Pesan Terakhir Ibunya yang Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres

Cerita Andriawan Soal Pesan Terakhir Ibunya yang Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres

Megapolitan
Remaja Palak Sopir Truk di Kalideres, Polisi: Alasannya Buat Beli Rokok dan Nasi

Remaja Palak Sopir Truk di Kalideres, Polisi: Alasannya Buat Beli Rokok dan Nasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.