Kompas.com - 30/08/2021, 17:30 WIB
Kebakaran di kawasan padat penduduk di Jalan KH. Naim III RT 001 RW 010, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (29/8/2021). Dok. WargaKebakaran di kawasan padat penduduk di Jalan KH. Naim III RT 001 RW 010, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (29/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah rumah yang terbakar di kawasan padat penduduk di Jalan KH Naim III, RT 001 RW 010, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (29/8/2021) umumnya kontrakan. Para penghuni kontrakan rata-rata sudah tinggal puluhan tahun di lokasi itu.

“Jadi yang terbakar ini kebetulan memang kontrakan ya, itu mereka semua rata-rata adalah pengontrak,” kata Lurah Cipete Utara, Nurcahya, Senin sore.

Nurcahya mengatakan, ada 18 rumah yang ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran pada Minggu kemarin. Sementara itu, ada 23 kepala keluarga yang terdampak kebakaran itu.

Baca juga: Sudin Dukcapil Jaksel Pastikan Cetak Dokumen Warga Cipete Utara yang Terbakar

“Kami juga di sini sudah siapkan lokasi pengungsian, tetapi kebetulan mereka kebanyakan kontrak, jadi kebetulan di sini juga banyak kontrakan yang kosong, mereka semua pindah,” tambah Nurcahya.

Kebakaran di Jalan KH Naim III terjadi pada Minggu pagi.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran berawal dari kontrakan di lantai dua sebuah rumah. Penghuni rumah kontrakan tersebut kemudian berlari ke luar rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Selanjutnya dengan dibantu warga yang lain berusaha memadamkan api di lantai dua dengan menggunakan air. Namun, api membesar sehingga merembet ke rumah kontrakan yang lain,” ujar Febri kemarin.

Petugas pemadam kebakaran datang sekitar pukul 08.30 WIB. Api dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa nihil dalam kebakaran itu. Namun, satu orang mengalami luka bakar di bagian punggung dan bahu. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati.

Penyebab kebakaran diduga korsleting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Megapolitan
Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Megapolitan
Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Megapolitan
3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

Megapolitan
257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

Megapolitan
Banyak Pemuda di Jaksel Tawuran karena Mabuk, Satpol PP Gencarkan Razia Miras

Banyak Pemuda di Jaksel Tawuran karena Mabuk, Satpol PP Gencarkan Razia Miras

Megapolitan
Akhir Pekan Ini, Pemkot Bogor Berlakukan Kawasan Wajib Vaksin di Tempat Wisata dan Jalur SSA

Akhir Pekan Ini, Pemkot Bogor Berlakukan Kawasan Wajib Vaksin di Tempat Wisata dan Jalur SSA

Megapolitan
Warga Antusias Lihat Penanaman Bibit Anggur di Masjid Al Ihrom Kalideres, Tak Sabar Tunggu Berbuah

Warga Antusias Lihat Penanaman Bibit Anggur di Masjid Al Ihrom Kalideres, Tak Sabar Tunggu Berbuah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.