Kompas.com - 28/09/2021, 18:53 WIB
Ruang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020). Dokumen Pemkot BekasiRuang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020).
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyatakan bahwa Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga saat ini kosong.

Tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di sana.

"Sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di sini (RSD)," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ketika ditemui di kawasan RSD Stadion Patriot, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Tidak Mau Kalah dari Bogor, Pemkot Bekasi Akan Terapkan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

Rahmat mengatakan, meskipun RSD Stadion Patriot saat ini kosong, pihaknya tidak akan mengurangi jumlah tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di sana hingga akhir 2021.

"Kapasitas (RSD Stadion Patriot) enggak dikurangi," ujarnya.

Meski kasus Covid-19 sudah melandai, Rahmat tidak ingin terlalu cepat mengambil keputusan untuk meniadakan RSD Stadion Patriot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

RSD Stadion Patriot tetap disiagakan untuk mengantisipasi kembali terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: Pemkab Bekasi Siapkan Rp 18,2 Miliar untuk Rehab Puskesmas

"Entar kami cabut, ada yang lewat gitu. Kita kan sebenarnya lagi landai-landai aja ini kasusnya, jadi kami tunggu dulu hingga semester dua ini di bulan Desember 2021 seperti apa perkembangan kasus Covid-19 di nantinya," ungkapnya.

Stadion Patriot Candrabhaga baru akan dikembalikan fungsinya seperti semula jika kasus Covid-19 terkendali.

"Paling kalau memang sudah clear (kasus Covid-19) ini sampai pada Desember 2021, kami akan cabut tempat ini dan tidak lagi dijadikan sebagai tempat triase IGD," ujar Rahmat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.995 Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Buruh di Istana

1.995 Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Buruh di Istana

Megapolitan
Protes 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Buruh Bakal Gelar Unjuk Rasa di Istana

Protes 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Buruh Bakal Gelar Unjuk Rasa di Istana

Megapolitan
Polisi Gunakan Alat 3D Laser Scanner buat Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang

Polisi Gunakan Alat 3D Laser Scanner buat Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Harap Begal yang Tewaskan Suaminya Dihukum, Istri: Cukup Saya yang Rasakan, Jangan Ada Orang Lain

Harap Begal yang Tewaskan Suaminya Dihukum, Istri: Cukup Saya yang Rasakan, Jangan Ada Orang Lain

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap di Fatmawati, Lebih dari 30 Mobil Ditilang

Langgar Ganjil Genap di Fatmawati, Lebih dari 30 Mobil Ditilang

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kena Sanksi Tilang, Ini Besaran Dendanya

Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kena Sanksi Tilang, Ini Besaran Dendanya

Megapolitan
Suaminya Tewas Dibacok Begal di Cakung, Istri: Dia Izin Beli Bensin, lalu Tak Ada Kabar

Suaminya Tewas Dibacok Begal di Cakung, Istri: Dia Izin Beli Bensin, lalu Tak Ada Kabar

Megapolitan
Dulu Dicibir Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Siap Disulap Jadi Mewah, Begini Desainnya...

Dulu Dicibir Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Siap Disulap Jadi Mewah, Begini Desainnya...

Megapolitan
Sopir Taksi Online Tabrak 2 Penjambretnya hingga Tewas, Apakah Bisa Dipidana?

Sopir Taksi Online Tabrak 2 Penjambretnya hingga Tewas, Apakah Bisa Dipidana?

Megapolitan
Tarif Tes PCR Kini Rp 275.000, Warga: Kalau Bisa Murah, Kenapa Dulu Harganya Mahal Banget?

Tarif Tes PCR Kini Rp 275.000, Warga: Kalau Bisa Murah, Kenapa Dulu Harganya Mahal Banget?

Megapolitan
Wagub DKI Minta Dugaan Penggelapan Rp 264,5 Juta oleh Kelurahan Duri Kepa Diselesaikan secara Kekeluargaan

Wagub DKI Minta Dugaan Penggelapan Rp 264,5 Juta oleh Kelurahan Duri Kepa Diselesaikan secara Kekeluargaan

Megapolitan
Cerita Haru Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Saya Peluk Seorang Bapak, Kita Masih Selamat . . .

Cerita Haru Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Saya Peluk Seorang Bapak, Kita Masih Selamat . . .

Megapolitan
Truk Tabrak Truk di Tol JORR Arah Cakung, Sopir Tewas

Truk Tabrak Truk di Tol JORR Arah Cakung, Sopir Tewas

Megapolitan
Warga Korban Penggusuran Proyek Rusun Petamburan Adukan Anies ke Ombudsman

Warga Korban Penggusuran Proyek Rusun Petamburan Adukan Anies ke Ombudsman

Megapolitan
Pengerukan Kali Rawa Rengas Cakung untuk Cegah Banjir Terkendala Bantaran Diokupasi Warga

Pengerukan Kali Rawa Rengas Cakung untuk Cegah Banjir Terkendala Bantaran Diokupasi Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.