Hindari Klaster Pengungsian, Pemkot Jaktim Akan Gelar Vaksinasi di Wilayah Rawan Banjir

Kompas.com - 29/09/2021, 16:43 WIB
Angkutan umum melintas di lokasi banjir yang merendam Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020). Banjir terjadi imbas curah hujan yang tinggi sejak dini hari. ANTARA/HO-PMJAngkutan umum melintas di lokasi banjir yang merendam Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020). Banjir terjadi imbas curah hujan yang tinggi sejak dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menggelar vaksinasi Covid-19 di wilayah rawan banjir.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Achmad Salahuddin mengatakan, hal itu sejalan dengan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta Pemkot agar warga-warga di wilayah rawan banjir sudah divaksinasi seluruhnya.

"Kami meminta informasi dari kecamatan dan kelurahan untuk menyampaikan data awal, untuk kami diskusikan kira-kira mana yang diprioritaskan dilakukan vaksinasi di lokasi-lokasi yang memang rawan banjir,” ujar Achmad lewat siaran pers Sudin Kominfotik Jakarta Timur, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Cegah Banjir, 1.855 Sumur Resapan Dibangun di Kemayoran

Achmad mengatakan, Pemkot Jakarta Timur akan berkolaborasi dengan corporate social responsibility (CSR) guna melakukan penyisiran di beberapa lokasi rawan banjir.

Sebelumnya, rencana vaksinasi di wilayah rawan banjir telah diungkapkan Camat Kramatjati, Rudy Syahrul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rudy mengatakan, hal tersebut dilakukan guna menghindari klaster Covid-19 di tempat pengungsian jika sewaktu-waktu terjadi banjir.

"Jangan nanti warga belum divaksin, banjir, lalu ada kumpul di posko pengungsian akan menjadi klaster baru. Kalau di pengungsian kan menjaga jarak agak susah," kata Rudy, Sabtu (25/9/2021), seperti dilaporkan Tribun Jakarta.

Adapun sejumlah wilayah Kramatjati yang kerap terdampak banjir saat musim hujan tiba, di antaranya Kelurahan Balekambang, Kelurahan Cililitan, dan Kelurahan Cawang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ODHA di Depok Masih Dapat Stigma Negatif

ODHA di Depok Masih Dapat Stigma Negatif

Megapolitan
Pemprov Jakarta Bentuk Tim Khusus Awasi Alat Makan Bahan Melamin Tak Ber-SNI

Pemprov Jakarta Bentuk Tim Khusus Awasi Alat Makan Bahan Melamin Tak Ber-SNI

Megapolitan
Pada Akhir Pekan, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Capai 90.000 Orang

Pada Akhir Pekan, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Capai 90.000 Orang

Megapolitan
PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

Megapolitan
Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Megapolitan
Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Megapolitan
UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.