Cerita T Care Tampung Donasi 20 Ton Minyak Jelanta, Hasilnya Dikembalikan ke Warga

Kompas.com - 09/10/2021, 23:00 WIB
Dokumentasi - Warga RW 05 Cilangkap, jakarta Timur menuangkan minyak jelantah ke dalam jeriken untuk didonasikan kepada T Care di Jakarta, Kamis (30/9/2021)
ANTARA/Instagram@donasijelantahDokumentasi - Warga RW 05 Cilangkap, jakarta Timur menuangkan minyak jelantah ke dalam jeriken untuk didonasikan kepada T Care di Jakarta, Kamis (30/9/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga nonprofit di Jakarta Timur, Tunasmuda Care atau T Care menampung sekitar 200 ton donasi minyak jelantah dari warga sejak Maret 2020 hingga saat ini, guna mengurangi pencemaran lingkungan.

“Per bulan kami mengumpulkan sekitar 20 ton,” kata Ketua Yayasan T Care Hendera Piliang di Jakarta, Jumat (8/10/2021), seperti dikutip Antara.

Setiap hari, lanjut dia, yayasan ini menjemput ke permukiman warga untuk mengambil donasi minyak bekas tersebut setelah ditampung terlebih dahulu melalui RT/RW.

Baca juga: Wagub Tegaskan Pemprov DKI Tak Pernah Larang Warga Gunakan Air Tanah

“Mereka itu awalnya membuang, kemudian kami edukasi, damping akhirnya ada kelompok masyarakat terlibat menjadi gerakan jelantah membawa berkah,” katanya.

Hasil dari pengumpulan minyak jelantah dari rumah tangga itu, kata dia, disalurkan lagi kepada pihak ketiga yang mengekspor hingga ke Jerman.

Hendra menambahkan hasil dari ekspor tersebut dikembalikan kepada warga dalam bentuk bantuan sosial, pendidikan bagi 20 rumah belajar anak yatim piatu serta pemberdayaan masyarakat di kawasan yang warganya menyumbangkan minyak jelantah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut dia, juga ada pelatihan pembuatan sabun dari jelantah, hingga pemasaran usaha secara digital bagi masyarakat.

Saat ini, T Care menggandeng salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta melakukan penelitian mulai dari keamanan hingga nilai ekonomi dari pemanfaatan minyak jelantah yang dapat diolah menjadi sabun, lilin hingga pupuk.

Baca juga: UPDATE 9 Oktober: Jakarta Tambah 100 Kasus, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Meski begitu saat ini olahan minyak jelantah belum diproduksi massal karena masih tahap penelitian yang rencananya selesai pada Desember 2021.

“Kalau di luar negeri itu minyak jelantah sudah digunakan untuk sabun bahkan kosmetik,” ucapnya.

Sebagai gambaran, komoditas lemak dan minyak hewan/nabati diminati pasar ekspor.

BPS DKI Jakarta mencatat ekspor komoditas itu dari DKI Jakarta pada Agustus 2021 mencapai 77,4 juta dolar AS atau naik 154,8 persen dibandingkan periode sama 2020 mencapai 30,4 juta dolar AS.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.