Kompas.com - 20/10/2021, 12:15 WIB
Petugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut sampah yang terbawa arus menggunakan alat berat di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Kenaikan muka air di Pintu Air Manggarai diakibatkan oleh hujan yang mengguyur kota Bogor dan Jakarta mulai Senin malam (21/9/2020) selama beberapa jam. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut sampah yang terbawa arus menggunakan alat berat di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Kenaikan muka air di Pintu Air Manggarai diakibatkan oleh hujan yang mengguyur kota Bogor dan Jakarta mulai Senin malam (21/9/2020) selama beberapa jam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah kiriman dari hulu Sungai Ciliwung menumpuk di pintu air Manggarai, seiring dengan naiknya debit air sungai pada Rabu (20/10/2021) pagi.

Kepala Satuan Pelaksana Wilayah Kerja Jakarta Pusat Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Farry Andiko menjelaskan bahwa sampah kiriman sampai di pintu air Manggarai meningkat hingga mencapai 250 meter kubik.

"Sampah ini terbawa karena sempat di Depok itu pintu air siaga tiga makanya volume sampah yang ada di pintu air Manggarai cukup besar," kata Farry saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masuk Tempat Wisata Didampingi Orangtua

Farry menjelaskan bahwa pos pemantau pintu air Depok sempat mencapai siaga tiga dengan ketinggian muka air mencapai 203 sentimeter pada Selasa (19/10) malam.

Akibatnya, debit air di pintu air Manggarai juga sempat meningkat hingga 725 sentimeter pada Rabu dini hari, namun masih berstatus siaga empat.

"Saat ini, tinggi muka air di pintu air Manggarai sudah turun pada level 655 sentimeter," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas dari UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sudah melakukan pengangkatan sampah sejak Rabu pagi, dengan pengerahan tiga alat berat.

Baca juga: Merasa Difitnah soal Pemecatan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Trilun

Kemudian, lima mobil pengangkut sampah yang terdiri dari empat kendaraan truk besar dan satu tronton dikerahkan.

Saat ini petugas masih menyelesaikan pengangkutan sampah di pintu air Manggarai.

"Sudah hampir kelar ini pengangkutan sampah-sampah," kata Farry.

Adapun jenis sampah yang terbawa arus sungai bervariasi, seperti sampah rumah tangga, plastik, bambu bahkan kasur dan lemari pakaian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Megapolitan
Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Megapolitan
Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.