Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Kompas.com - 23/10/2021, 17:23 WIB
Satpol PP Tangerang Selatan menjaring puluhan orang dalam razia hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (27/3/2021). Dokumentasi Satpol PP TangselSatpol PP Tangerang Selatan menjaring puluhan orang dalam razia hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (27/3/2021).

TANGERANG, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menjaring empat perempuan dan empat pasangan bukan suami istri saat melakukan razia.

Razia dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni salah satu rumah kos di Jalan Kenanga, Sangiang Jaya, Priuk, dan Hotel Merdeka di Jalan Raya Merdeka, Pabuaran, Karawaci, Tangerang, Jumat (22/10/2021) malam.

"Ada empat orang (perempuan), kemudian ada empat orang pasangan kami amankan," ujar Kepala Bidang Trantib Satpol PP Kota Tangerang Agapito De Araujo saat dikonfirmasi, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Agapito mengatakan, empat perempuan yang terjaring di rumah kos diduga membuka jasa open booking online (BO) untuk melayani pria hidung belang.

"Ada barang bukti alat kontrasepsi yang kami amankan di kamar itu. Mereka melakukan (menjajakan diri) melalui online. Kami dapati memang ada langganan," kata Agapito.

Agapito menjelaskan, penggerebekan kedua tempat itu berawal dari adanya laporan masyarakat yang sering melihat adanya pasangan bukan suami istri masuk ke dalam rumah kos dan hotel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Laporan masyarakat itu kami tindak lanjuti dan benar adanya. Empat perempuan di kosan masih kelahiran tahun 2000," ucap Agapito.

Baca juga: Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Saat itu, keempat perempuan dan keempat pasangan tidak sah itu digelandang ke kantor Satpol PP Kota Tangerang.

Keempat perempuan yang terjaring kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk dibina, sedangkan empat pasangan tidak sah dipulangkan setelah didata dan dimintai keterangan.

"Pembinaannya yang lakukan (untuk empat perempuan) kami serahkan Dinas Sosial, untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," kata Agapito.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.