Kompas.com - 11/11/2021, 14:45 WIB

JAKARTA SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengatakan 300.000 dari 1,9 juta warganya yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama maupun kedua.

Pemkot Jaksel saat ini tengah gencar gelar vaksinasi Covid-19 demi menyasar 300.000 warganya yang belum tersentuh.

"Dari 10 kecamatan total 80 persen. Masih ada 20 persen belum velum tervaksin atau 300.000 (warga). Kita lakukan penyisiran, bukan hanya pemerintah tapi kolaborasi dengan swasta," ujar Munjirin di salah satu sekolah kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: 22 Bar dan Restoran di Jaksel Melanggar Saat PPKM, Diberi Sanksi Teguran hingga Penyegelan

Munjirin mengatakan, vaksinasi Covid-19 dengan menggandeng diharapkan swasta dapat memepercepat capaian herd immunity.

Dengan melakukan vaksinasi kepada 300.000 masyarakat yang tersisa, paling tidak dapat mencapai target 90 persen vaksinasi Covid-19.

"Maksimal 90 (persen) lebih itu sudah sangat luar biasa. Kamis pagi hari ini kita melakukan vaksinasi bersama Lions Club Jakarta untuk menyelesaikan vaksinasi di Jakarta Selatan yang memang masih kurang 20 persen lagi," kata Munjirin.

Selain itu, Munjirin juga memerintahkan para camat yang ada di Jakarta Selatan untuk gencar mendatangi rumah warga, khususnya yang belum divaksinasi Covid-19.

Baca juga: Kasus DBD Merebak di Jakarta Selatan, 424 Warga Terjangkit hingga November 2021

"Jadi bukan hanya pemerintah saja yang jemput bola tapi masyakarat juga proaktif dengan diajak ke sentra vaksin-vaksin," katanya.

Adapun terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Munjirin mengatakan Pemkot Jaksel masih menunggu Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

"Menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan. Kalau sudah ada ketetapan nanti akan kita informasikan terkait langkah yang akan kita lakukan," ucap Munjirin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.