Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rawan Kebakaran, Rumah Usaha di Tambora Wajib Miliki Alat Pemadam

Kompas.com - 10/12/2021, 20:01 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Tambora Bambang Sutarna mengingatkan kewajiban setiap rumah usaha atau rumah industri di wilayahnya untuk memiliki alat pemadam kebakaran standar.

"Diharapkan setiap rumah memiliki alat pemadam api ringan (APAR). Terutama rumah yang punya usaha, industri, atau kontrakan. Superti rumah usaha konveksi, itu wajib, " tegas Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (10/12/2021).

Hal ini sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Instalasi Listrik 60 Rumah Warga Tambora Diperiksa

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Sjukri Bahanan menjelaskan, dalam aturan tersebut mewajibkan rumah industri Yang berpotensi menimbulkan kebakaran untuk memiliki proteksi kebakaran.

"Mereka kan sifatnya benefit oriented. Berarti mereka itu punya kewajiban untuk menyediakan fasilitas keamanan itu," kata Sjukri saat dihubungi terpisah.

Lebih jauh, Bambang mengatakan standar keamanan kebakaran ini sangatlah perlu, lantaran Tambora merupakan salah satu wilayah rawan kebakaran.

"Sebab seluruh wilayah Tambora meeupakan daerah rawan kebakaran. Karena daerah padat semua, seluruh kelurahan padat semua," ungkap Bambang.

Baca juga: Cerita Kakek Selamat dari Kebakaran Tambora: Dengar Suara Kobaran Api dalam Lelap

Bahkan, kata Sjukri, sejak puluhan tahun lalu hingga tahun 2016, Tambora merupakan kecamatan yang paling banyak peristiwa kebakarannya dibandingkan kecamatan lain di Jakarta Barat.

"Dari dulu itu nomor satu Tambora. Namun lima tahun belakangan, Tambora sudah lebih baik. Posisi pertama kini diisi oleh Kecamatan Cengkareng sebagai daerah paling rawan kebakaran di Jakarta Barat," ungka Sjukri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Megapolitan
Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Megapolitan
Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Megapolitan
Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Megapolitan
Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Megapolitan
BOY STORY Bawakan Lagu 'Dekat di Hati' Milik RAN dan Joget Pargoy

BOY STORY Bawakan Lagu "Dekat di Hati" Milik RAN dan Joget Pargoy

Megapolitan
Lepas Rindu 'My Day', DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Lepas Rindu "My Day", DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Megapolitan
Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Megapolitan
Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Megapolitan
Mulai Hari Ini, KPU DKI Jakarta Buka Pendaftaran Cagub Independen

Mulai Hari Ini, KPU DKI Jakarta Buka Pendaftaran Cagub Independen

Megapolitan
Kala Senioritas dan Arogansi Hilangkan Nyawa Taruna STIP...

Kala Senioritas dan Arogansi Hilangkan Nyawa Taruna STIP...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kebengisan Pembunuh Wanita Dalam Koper | Kronologi Meninggalnya Siswa STIP yang Dianiaya Senior

[POPULER JABODETABEK] Kebengisan Pembunuh Wanita Dalam Koper | Kronologi Meninggalnya Siswa STIP yang Dianiaya Senior

Megapolitan
Daftar 73 SD/MI Gratis di Tangerang dan Cara Daftarnya

Daftar 73 SD/MI Gratis di Tangerang dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Taruna STIP Tewas Dianiaya, Polisi Ungkap Pemukulan Senior ke Junior Jadi Tradisi 'Penindakan'

Taruna STIP Tewas Dianiaya, Polisi Ungkap Pemukulan Senior ke Junior Jadi Tradisi "Penindakan"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com