Kompas.com - 23/09/2022, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) menggelar demo tolak kenaikan harga BBM bertajuk "Aksi 2309" di kawasan Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (23/9/2022).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, mobil komando dan sejumlah peserta sudah tiba di lokasi demo.

Sembari menunggu peserta yang lain datang, mereka melantunkan ayat-ayat suci Al Quran.

Baca juga: Gabungan Ormas Islam Bakal Gelar Aksi 2309 di Patung Kuda, Kapolda Metro: Aman!

Sementara itu, beberapa personel polisi sudah berjaga di kawasan Patung Kuda. Pembatas kawat berduri pun sudah dipasang di sekitar lokasi.

"Takbir! Takbir!" seru orator dari atas mobil komando.

"Kami di sini bukan untuk liburan, bukan untuk rekreasi, bukan untuk senang-senang. Kami di sini untuk memerangi kezaliman," lanjut dia.

Selain menolak kenaikan harga BBM, massa juga menyuarakan dua tuntutan lainnya, yaitu turunkan harga-harga bahan pokok dan tegakkan supremasi hukum.

Baca juga: Ada Demo Kenaikan BBM, Jalan di Sekitar Istana Negara dan Monas Ditutup

Adapun Aksi 2309 yang digelar oleh GNPR merupakan kelanjutan dari aksi demonstrasi pada 12 September 2022 di kawasan Patung Arjuna Wijaya.

Sebagaimana diketahui, gelombang demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat terjadi setelah pemerintah resmi menaikan harga Pertalite, Pertamax, dan Solar sejak 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.

Rinciannya, harga Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari Rp 5.150 menjadi 6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polantas Sosialisasikan Larangan Pesepeda Melintas di Luar Jalur Sepeda Setelah Pukul 06.00

Polantas Sosialisasikan Larangan Pesepeda Melintas di Luar Jalur Sepeda Setelah Pukul 06.00

Megapolitan
Demo di Kementerian Koperasi dan UKM Bubar Usai Tuntutan Diterima

Demo di Kementerian Koperasi dan UKM Bubar Usai Tuntutan Diterima

Megapolitan
Penjagaan Mapolda Metro Jaya Diperketat Buntut Aksi Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Penjagaan Mapolda Metro Jaya Diperketat Buntut Aksi Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Megapolitan
Viral Video Polisi Menilang di Toko Baju, Kapolsek Ciledug: Pengendara Tak Pasang Pelat Nomor

Viral Video Polisi Menilang di Toko Baju, Kapolsek Ciledug: Pengendara Tak Pasang Pelat Nomor

Megapolitan
Banyak Warga Tak Tahu Pemasangan 'Barcode' Pohon, Pemkot Depok Akan Gencarkan Sosialisasi

Banyak Warga Tak Tahu Pemasangan "Barcode" Pohon, Pemkot Depok Akan Gencarkan Sosialisasi

Megapolitan
PAM Jaya Siapkan Tandon untuk Atasi Krisis Air Bersih di 9 Wilayah Jakbar dan Jakut

PAM Jaya Siapkan Tandon untuk Atasi Krisis Air Bersih di 9 Wilayah Jakbar dan Jakut

Megapolitan
Polda Metro Larang Pesepeda Melintas di Luar Jalur Sepeda Setelah Pukul 06.00

Polda Metro Larang Pesepeda Melintas di Luar Jalur Sepeda Setelah Pukul 06.00

Megapolitan
2 Atlet Panjat Tebing Jadi Tersangka Pemukulan Pelatihnya di Cakung

2 Atlet Panjat Tebing Jadi Tersangka Pemukulan Pelatihnya di Cakung

Megapolitan
Massa Gelar Demo di Depan Gedung Kemenkop UKM, Ini 5 Tuntutannya

Massa Gelar Demo di Depan Gedung Kemenkop UKM, Ini 5 Tuntutannya

Megapolitan
Mempertanyakan Urgensi Pemasangan 'Barcode' Pohon oleh Pemkot Depok, Akankah Sia-sia?

Mempertanyakan Urgensi Pemasangan "Barcode" Pohon oleh Pemkot Depok, Akankah Sia-sia?

Megapolitan
Soroti Lemahnya Pengawasan Parkir Liar di Jakarta, Pengamat: Penderekan Hanya Asal Saja

Soroti Lemahnya Pengawasan Parkir Liar di Jakarta, Pengamat: Penderekan Hanya Asal Saja

Megapolitan
Pemasangan 'Barcode' Pohon di Depok Dipertanyakan, Pakar: Kalau Hanya untuk Edukasi, Tidak Ada Urgensinya

Pemasangan "Barcode" Pohon di Depok Dipertanyakan, Pakar: Kalau Hanya untuk Edukasi, Tidak Ada Urgensinya

Megapolitan
Saat Kucing Liar jadi 'Pegawai' Ditjen Pajak dan Curi Perhatian Netizen

Saat Kucing Liar jadi "Pegawai" Ditjen Pajak dan Curi Perhatian Netizen

Megapolitan
Ada Demo di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Begini Kondisi Lalin di Rasuna Said

Ada Demo di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Begini Kondisi Lalin di Rasuna Said

Megapolitan
Rudolf Tobing Peragakan Rencana Pembunuhan Icha dan Cara Masukan Jenazah ke Mobil

Rudolf Tobing Peragakan Rencana Pembunuhan Icha dan Cara Masukan Jenazah ke Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.