Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prakiraan Cuaca Jakarta, BMKG: Hujan Petir Bayangi Wilayah Jaksel dan Jaktim pada Sore-Malam Hari

Kompas.com - 06/12/2022, 05:58 WIB
Larissa Huda

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta diselimuti awan mendung pada Selasa (6/12/2022) pagi.

Berdasarkan data yang diunggah BMKG, sebagian wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang siang nanti, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan pada siang nanti.

Adapun hujan dengan intensitas ringan diperkirakan bakal mengguyur Jakarta Barat dan Jakarta Pusat pada malam nanti.

Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan akan diguyur hujan deras disertai petir dan kilat nanti malam.

Baca juga: [POPULER JABODETABEK] Kekerasan Jadi Penyebab Kematian Prada Indra | Polisi Simpulkan Motif Sekeluarga Tewas di Kalideres | Kantor Pinjol di Manado Digerebek

"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir di sebagian wilayah Jaktim dan Jaksel pada sore dan malam hari," tulis BMKG, Selasa.

Adapun wilayan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan hanya digelayuti awan malam hari nanti. Pada dini hari, kondisi itu berlanjut namun hujan ringan akan mengguyur Kepulauan Seribu.

Selebihnya, hampir seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan berawan pada dini hari nanti.

BMKG mencatat suhu di Jakarta hari ini berkisar 23-31 derajat celcius. Sementara kelembapannya berada di angka 75-100 persen. Pergerakan angin diperkirakan dari timur laut-tenggara dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami 'Nyebur' Bareng

Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami "Nyebur" Bareng

Megapolitan
Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Megapolitan
Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Megapolitan
Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Megapolitan
Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Megapolitan
Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Megapolitan
Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Megapolitan
UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

Megapolitan
Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi 'Offline' di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi "Offline" di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Megapolitan
Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Megapolitan
Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Megapolitan
Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Megapolitan
Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak 'Long March' Kepung Istana Negara

Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak "Long March" Kepung Istana Negara

Megapolitan
Pedemo yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Bakar Sampah di Patung Kuda

Pedemo yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Bakar Sampah di Patung Kuda

Megapolitan
Belasan Tahun PKS Kuasai Depok, PAN: Masyarakat Jenuh, Ingin Ganti Rezim

Belasan Tahun PKS Kuasai Depok, PAN: Masyarakat Jenuh, Ingin Ganti Rezim

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com