Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Sampah Berserakan Saat Malam Tahun Baru di Jakarta, 3.180 Petugas Bakal Dikerahkan

Kompas.com - 26/12/2022, 11:18 WIB
Abdul Haris Maulana

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 3.180 petugas bakal disiagakan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada malam tahun baru atau 31 Desember 2022 mendatang.

Ribuan petugas ini disiagakan guna mencegah sampah berserakan pada perayaan malam tahun baru di ibu kota.

Terkait dengan hal tersebut, Humas Dinas Lingkungan DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menjelaskan bahwa 3.180 petugas akan tersebar di 22 titik lokasi.

Menurut Yogi, 620 petugas bakal dikerahkan di enam titik lokasi di Jakarta Utara dan 540 petugas di empat titik lokasi di Jakarta Utara.

Baca juga: Siagakan 1.760 Petugas, DLH DKI Klaim Tak Akan Ada Penumpukan Sampah Saat Natal

Kemudian, 620 petugas akan dikerahkan di tiga titik lokasi di Jakarta Barat dan 700 petugas di tiga titik lokasi di Jakarta Timur. Sisanya 700 petugas bakal disiapkan di lima titik lokasi di Jakarta Selatan.

Selain itu, Yogi juga mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup DKI juga akan menyediakan toilet umum khusus saat malam tahun baru.

"Dukungan Dinas LH yakni menyiapkan toilet mobile, menyiapkan sarana penangan sampah seperti angkutan sampah dan street sweeper serta personel dari Sudin LH wilayah kota dan UPK Badan Air wilayah kota," katanya saat dihubungi, Minggu (25/12/2022), dikutip dari TribunJakarta.com.

Baca juga: Stasiun Senen Sediakan Porter Gratis Bagi Penumpang Berkebutuhan Khusus Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Lebih lanjut, Yogi mengatakan bahwa para petugas juga bakal disebar di titik-titik lokasi yang rawan akan sampah berserakan saat malam tahun baru.

Sejumlah titik tersebut di antaranya di car free night sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin atau mulai Patung Kuda Arjuna sampai dengan Patung Pemuda Senayan.

Kemudian kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga tak luput karena menjadi lokasi perayaan malam tahun baru tingkat provinsi.

Baca juga: Catat, Jam Operasi Transportasi Umum Saat Malam Tahun Baru

"TMII, Bundaran HI, Ancol (masuk dalam titik rawan hadirnya sampah)," pungkas Yogi.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 3.180 Petugas Bakal Jaga Kebersihan Jakarta saat Perayaan Malam Tahun Baru. (Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Jaisy Rahman Tohir).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Megapolitan
Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Megapolitan
Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Megapolitan
Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Megapolitan
Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Megapolitan
Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Megapolitan
Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Megapolitan
Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep 'Winner Takes All' Tidak Dikenal

Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep "Winner Takes All" Tidak Dikenal

Megapolitan
Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Megapolitan
Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Megapolitan
Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Megapolitan
Sesuai Namanya sebagai Seni Jalanan, Grafiti Selalu Ada di Tembok Publik

Sesuai Namanya sebagai Seni Jalanan, Grafiti Selalu Ada di Tembok Publik

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com