Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Dialihkan Imbas Kebakaran Sejumlah Toko Mebel, Jalan Dr Saharjo Kembali Dibuka

Kompas.com - 11/01/2024, 19:54 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas dari arah Tebet menuju Manggarai di Jalan Dr Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang sempat dialihkan sebagai imbas kebakaran, kembali dibuka, Kamis (11/1/2024).

Pantauan Kompas.com di lokasi, petugas kepolisian mulai membuka penuh Jalan Dr Saharjo sekitar pukul 18.20 WIB.

Pembukaan jalan dilakukan setelah mobil pemadam kebakaran yang sebelumnya tumpah ruah di salah satu sisi Jalan Dr Saharjo berangsur-angsur pergi meninggalkan lokasi.

Baca juga: Sejumlah Toko Mebel Kebakaran di Jaksel, Sempat Terdengar Beberapa Kali Ledakan

Mobil pemadam mulai meninggalkan lokasi karena api yang membumihanguskan beberapa toko mebel berhasil dilokalisir.

Namun, tak semua mobil pemadam pergi. Ada dua unit yang masih berada di lokasi untuk berjaga-jaga.

Mereka mengantisipasi keberadaan titik api lain karena objek yang terbakar adalah barang-barang mebel.

Diberitakan sebelumnya, seluruh pengendara yang hendak menuju Manggarai atau Menteng Dialihkan ke Jalan Raya Kasablanka imbas kebakaran beberapa toko mebel di Jalan Dr Saharjo.

Baca juga: Kebakaran di Setiabudi, Tiga Toko Mebel Ludes Terbakar

“Lalu lintas dari Tebet ke Manggarai kami alihkan dari sekitar Balai Sudirman Jakarta. Kami alihkan ke arah Kasablanka,” ujar salah satu petugas polisi lalu lintas (polantas) yang berjaga di lokasi.

“Penutupan dilakukan sampai pemadam kebakaran menyatakan situasi aman,” imbuh dia.

Sebagai informasi, kebakaran melanda sejumlah toko mebel di Jalan Dr Saharjo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024) siang.

Api berkobar sejak pukul 14.45 WIB dan tak kunjung padam meski hujan mengguyur.

Walau begitu, pemadam sudah bisa menaklukkan api per pukul 18.00 WIB.

Kini, pemadam hanya tinggal memastikan tak ada sisa-sisa api yang menyala di lokasi kebakaran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Megapolitan
Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Megapolitan
Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Megapolitan
Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Megapolitan
Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Megapolitan
Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Curhat Penggiat Teater soal Kurangnya Dukungan Pemerintah pada Seni Pertunjukan, Bandingkan dengan Singapura

Megapolitan
PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

PKS Nilai Wajar Minta Posisi Cawagub jika Usung Anies pada Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

PKB Minta Supian Suri Bangun Stadion jika Terpilih Jadi Wali Kota Depok

Megapolitan
Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Lika-liku Suwito, Puluhan Tahun Berjuang di Jakarta buat Jadi Seniman Lukis

Megapolitan
Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Kembali Diperiksa, Korban Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Ditanya Lagi soal Kronologi Kejadian

Megapolitan
Polisi Tetapkan 12 Pelajar sebagai Tersangka Kasus Tawuran Maut di Bogor

Polisi Tetapkan 12 Pelajar sebagai Tersangka Kasus Tawuran Maut di Bogor

Megapolitan
Heru Budi Kerahkan Anak Buah Buat Koordinasi dengan Fotografer Soal Penjambret di CFD

Heru Budi Kerahkan Anak Buah Buat Koordinasi dengan Fotografer Soal Penjambret di CFD

Megapolitan
Amarah Warga di Depok, Tusuk Tetangga Sendiri gara-gara Anjingnya Dilempari Batu

Amarah Warga di Depok, Tusuk Tetangga Sendiri gara-gara Anjingnya Dilempari Batu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com