Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER JABODETABEK] Bisik-bisik Dua Emak-emak Saat Kaesang ke Depok | Mobil Fortuner Milik Polisi Tertimpa Pohon di Rumah Prabowo

Kompas.com - 18/01/2024, 05:00 WIB
Larissa Huda

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita tentang dua orang ibu kedapatan berbisik-bisik saat Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep hadir dalam acara tebus murah sembako di Depok banyak dibaca pada Rabu,(17/01/2024).

Mobil Toyota Fortuner milik pejabat Mabes Polri yang tertimpa pohon di depan rumah capres nomor urut 2 Prabowo Subianto juga mewarnai pemberitaan kemarin.

Baca juga: Soal Video Pramusapa Transjakarta di Halte Tanah Abang Marah ke Penumpang, Manajemen: Tidak Ada Emosi

Berita para camat di Bekasi yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena memamerkan jersey nomor punggung 2 juga terpopuler. Berikut paparannya:

1. Bisik-bisik dua emak-emak

Dua orang ibu kedapatan berbisik-bisik saat Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep beserta istrinya menghadiri acara tebus murah sembako di Pasar Meruyung, Tiga Putra, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Rabu (17/1/2024).

Pengamatan Kompas.com, momen itu terjadi di penghujung acara, tepatnya setelah Kaesang dan Erina selesai membantu membagikan sembako bagi warga. Baca selengkapnya di sini. 

Baca juga: Blusukan ke Bekasi Timur, Kaesang Gelar Tebus Murah Sembako di Tengah Perumahan

2. Saat mobil milik polisi tertimpa pohon Prabowo

Mobil Toyota Fortuner milik pejabat Mabes Polri tertimpa pohon berukuran besar tepat di depan rumah capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/1/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, jatuhnya pohon dengan tinggi lebih dari empat meter itu disebabkan karena akar yang sudah lapuk. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Pohon Besar di Depan Rumah Prabowo Tumbang karena Akarnya Membusuk

3. Para camat di Bekasi diperiksa Bawaslu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi memanggil para camat terkait aksi memamerkan jersey nomor punggung 2 di sela kegiatan olahraga di Stadion Patriot Chandrabaga.

Pemeriksaan camat mulai dilakukan Selasa (9/1/2024). Totalnya, sudah ada sembilan camat Kota Bekasi yang diperiksa Bawaslu sebagai terlapor.

Dua camat dari Medan Satria dan Bekasi Utara juga turut dipanggil Bawaslu. Status keduanya merupakan saksi yang turut hadir dalam acara itu.Baca selengkapnya di sini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Megapolitan
Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Megapolitan
Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Megapolitan
Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil 'Live' Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil "Live" Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Megapolitan
Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Megapolitan
PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

Megapolitan
Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Megapolitan
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Megapolitan
10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

Megapolitan
“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

Megapolitan
Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Megapolitan
Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com