Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Rekayasa Lalu Lintas Saat Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS

Kompas.com - 09/02/2024, 13:55 WIB
Firda Janati,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mempersiapkan rekayasa lalu lintas saat kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan, pihaknya akan melakukan penutupan terbatas pada ruas jalan yang bersinggungan dengan lokasi kampanye.

Baca juga: Dishub DKI Siapkan 200 Transjakarta Saat Kampanye Akbar di GBK dan JIS Sabtu Ini

Ruas jalan yang bakal ditutup nantinya mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai, yakni:

1. Simpang Perlintasan bidang KA Jalan Sunter permai raya-Jalan RE. Martadinata

2. Simpang Jalan Sunter permai raya-Jalan Bisma Raya

3. Simpang Jalan Danau Sunter Barat-Jalan Danau Sunter Utara.

Imbas penutupan tersebut, Dishub membuka alternatif jalan yang dapat dilalui selama kegiatan berlangsung, di antaranya:

1. Lalu lintas dari Arah Timur atau Tanjung Priok menuju arah Selatan atau Kemayoran melalui Jalan RE Martadinata-Kupingan Ancol-Jalan Benyamin Suaeb-dan seterusnya

2. Lalu lintas dari arah Timur atau Jalan Bisma menuiu Barat atau Kota melalui Jalan Sunter Permai- Jalan Danau Sunter Utara-Jalan Griya Utama- Jalan Benyamin Suaeb-Jalan Ancol Timur-putar balik-Jalan RE. Martadinata-dan seterusnya

3. Lalu lintas dari arah Selatan atau Jalan Danau Sunter Barat menuju Timur atau Tanjung Priok melalui Jalan Danau Sunter Utara-Jalan Yos Sudarso-dst atau menuju Barat atau Kota melalui Jalan Griya Utama- Jalan Benyamin Suaeb-Jalan Ancol Timur-putar balik-Jalan RE. Martadinata-dan seterusnya.

Baca juga: Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Kampanye Prabowo-Gibran di GBK

Adapun 10 Februari 2024 merupakan hari terakhir masa kampanye Pemilu Presiden 2024.

Masa kampanye berlangsung selama 75 hari, dimulai pada 28 November 2023.

Selain Anies-Muhaimin, dua pasangan capres-cawapres lainnya juga dijadwalkan menggelar kampanye akbar pada hari terakhir masa kampanye.

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, rencananya menggelar kampanye di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Sedangkan kampanye terakhir capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Ini Daftar Kantong Parkir Kendaraan Peserta Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK

Setelah masa kampanye, tahapan pemilu akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yakni 11-13 Februari 2024.

Selanjutnya, pada 14 Februari 2024, akan digelar pemungutan suara serentak di seluruh Indonesia.

Tak hanya untuk memilih presiden dan wakil presiden, tetapi juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rute KA Pangrango dan Tarifnya 2024

Rute KA Pangrango dan Tarifnya 2024

Megapolitan
Benyamin-Pilar Saga Akan Kembali Maju di Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Saga Akan Kembali Maju di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Megapolitan
Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Megapolitan
Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Megapolitan
Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Megapolitan
Bangunan Toko 'Saudara Frame' yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Bangunan Toko "Saudara Frame" yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Megapolitan
Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Megapolitan
Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Megapolitan
Cerita 'Horor' Bagi Ibu Pekerja Setelah Lebaran, ART Tak Kembali dan Minta 'Resign'

Cerita "Horor" Bagi Ibu Pekerja Setelah Lebaran, ART Tak Kembali dan Minta "Resign"

Megapolitan
Polisi Pastikan Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Motor di Bekasi Bukan karena Balapan Liar

Polisi Pastikan Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Motor di Bekasi Bukan karena Balapan Liar

Megapolitan
MRT Bakal Masuk Tangsel, Wali Kota Harap Ada Pembahasan dengan Pemprov DKI

MRT Bakal Masuk Tangsel, Wali Kota Harap Ada Pembahasan dengan Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Periksa Satpam dan 'Office Boy' dalam Kasus Pencurian di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran

Polisi Periksa Satpam dan "Office Boy" dalam Kasus Pencurian di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran

Megapolitan
Sudah Rencanakan Aksinya, Maling Motor Naik Ojol ke Benhil untuk Cari Target

Sudah Rencanakan Aksinya, Maling Motor Naik Ojol ke Benhil untuk Cari Target

Megapolitan
4 Korban Kebakaran 'Saudara Frame' yang Disemayamkan di Rumah Duka Jelambar adalah Satu Keluarga

4 Korban Kebakaran "Saudara Frame" yang Disemayamkan di Rumah Duka Jelambar adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com