Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Buru Maling Motor Bersenjata Api di Palmerah

Kompas.com - 21/02/2024, 17:54 WIB
Rizky Syahrial,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memburu maling bersenjata api yang hampir mencuri sepeda motor di Jalan Kemanggisan Pulo 1, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (21/2/2024).

"Kami masih pengejaran, sedang profiling pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Roni saat dihubungi.

Menurut Roni, pelat motor pelaku tidak terlihat jelas dalam rekaman closed-circuit television (CCTV).

"Pelat motor ditutup pelaku, masih kami buru," kata dia.

Baca juga: Maling yang Hendak Bobol Motor di Palmerah Diduga Pakai Senpi Rakitan

Pelaku, kata Roni, memakai sejata api rakitan untuk memuluskan aksi kejahatannya. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan selongsong peluru yang tercecer di lokasi.

"Kalau dari selongsong pelurunya kemungkinan besar senpi rakitan. Dari gambar dan CCTV juga terlihat," ungkap dia.

Aksi komplotan ini terekam CCTV dan videonya viral di media sosial Instagram.

Dalam video rekaman terlihat dua maling awalnya hendak membobol motor berwarna merah. Pemilik motor langsung keluar rumah begitu memergoki pelaku.

Maling langsung menodongkan senjata api dan menembakkannya ke aspal sebelum melarikan diri.

Baca juga: Polisi Sita Selongsong Peluru Milik Maling yang Hampir Bobol Motor di Palmerah

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengemudi yang Ngaku Adik Jenderal Sembunyikan Fortuner di Rumah Kakaknya, Pelat TNI Palsu Dibuang

Pengemudi yang Ngaku Adik Jenderal Sembunyikan Fortuner di Rumah Kakaknya, Pelat TNI Palsu Dibuang

Megapolitan
Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Megapolitan
Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Megapolitan
Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Mobil 'Seruduk' Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Mobil "Seruduk" Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Megapolitan
Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Megapolitan
PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Megapolitan
Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Megapolitan
Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Megapolitan
Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Megapolitan
Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Megapolitan
Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Megapolitan
Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Megapolitan
Puas Mudik Naik Kereta, Pemudik Soroti Mudahnya 'Reschedule' Jadwal Keberangkatan

Puas Mudik Naik Kereta, Pemudik Soroti Mudahnya "Reschedule" Jadwal Keberangkatan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com