Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Peluang Jadi Bakal Cagub DKI, Riza Patria: Bagi Saya, yang Penting Setia

Kompas.com - 29/02/2024, 21:55 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak ingin menanggapi lebih jauh soal isu dirinya menjadi bakal calon gubernur dalam Pilkada DKI 2024.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengaku, saat ini hanya ingin melaksanakan tugas partai dengan kerja keras.

"Saya sampaikan, bagi saya yang terpenting itu setia, loyal pada partai, lalu melaksanakan kerja-kerja partai dengan penuh kerja keras dan penuh tanggung jawab," ujar Riza saat ditemui di salah satu hotel kawasan Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Komentari Peluang Maju Jadi Cagub DKI, Riza Patria: Saya Tidak Pernah Minta Jabatan

Menurut Riza, setiap kader Partai Gerindra sejatinya selalu siap untuk ditempatkan di mana saja, baik untuk tingkat daerah mau pun pusat.

"Saya dulu ditempatkan sebagai caleg, harus siap, lalu di komisi II, siap. Kemudian ditunjuk jadi pimpinan (wagub DKI) juga siap. Seluruh kader itu harus patuh, taat pada keputusan," ucap Riza.

"Tapi kader Partai Gerindra tidak boleh minta jabatan. Kami tidak terbiasa untuk minta jabatan, untuk kasak-kusuk manuver tidak ada, semuanya diserahkan kepada pimpinan," sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, nama Riza Patria muncul dalam unggahan akun Instagram PD Tunas Indonesia Raya (Tidar), @pd.tidar.dkijakarta.

PD Tidar adalah organisasi sayap Partai Gerindra di daerah.

Dalam unggahan akun itu, terdapat foto dan nama Riza beserta tiga orang kader Partai Gerindra yang berpotensi maju Pilkada DKI 2024.

Baca juga: Ahmed Zaki Ajak Kerja Bareng di Jakarta, Riza Patria Sebut Bukan untuk Cagub dan Cawagub

Mereka adalah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Adnan Taufiq, dan Agung Subyakto.

"Pilkada DKI Jakarta sebentar lagi segera dimulai. Kontestasi ini merupakan ajang pemilihan secara langsung pemimpin kota Jakarta periode 2024-2029. Berikut adalah 4 kader terbaik yang dimiliki Gerindra DKI Jakarta," demikian keterangan dalam unggahan akun tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Kisah Kuli Panggul Sering Ditolak Pelanggan karena Sudah Tua, Sukardi: Saya Masih Kuat...

Megapolitan
Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Pengendara Kabur Usai Serempet Mobil di Bekasi, Polisi: Panik Diteriaki Warga

Megapolitan
Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Anak yang Aniaya Ibu Kandung di Cengkareng Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Mobil 'Seruduk' Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Mobil "Seruduk" Belasan Kendaraan di Depan Tol Bekasi, Berawal dari Tabrak Lari

Megapolitan
Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Perjuangan Mudik Ridwan Mahasiswa di Bandung, Kerja Sampingan demi Beli Tiket Bus

Megapolitan
PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

PKS Usulkan 3 Nama untuk Pilkada DKI: Sohibul Iman, Mardani Ali Sera, dan Khoirudin

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI

Megapolitan
Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Putaran Balik di Depan Citywalk Sudirman Ditutup Permanen

Megapolitan
Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Penutupan JLNT Casablanca Setiap Malam Berlaku Permanen

Megapolitan
Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Ketika Pejabat Dishub DKI Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak gara-gara Buang Sampah Sembarangan...

Megapolitan
Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Purnawirawan TNI Asep Adang Laporkan Pengemudi Fortuner yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Megapolitan
Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Cerita Pemudik Habiskan Rp 164.000 dari Palembang ke Yogyakarta, Sempat Jadi Penumpang Ilegal dan Dibawa Sekuriti

Megapolitan
Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Kesedihan Yunda Lewatkan Momen Lebaran di Tanah Perantauan Tanpa Orangtua, Baru Bisa Mudik H+6

Megapolitan
Puas Mudik Naik Kereta, Pemudik Soroti Mudahnya 'Reschedule' Jadwal Keberangkatan

Puas Mudik Naik Kereta, Pemudik Soroti Mudahnya "Reschedule" Jadwal Keberangkatan

Megapolitan
Razia Usai Libur Lebaran, Dinsos Jaksel Jaring Seorang Gelandangan

Razia Usai Libur Lebaran, Dinsos Jaksel Jaring Seorang Gelandangan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com