Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Gratis Pos Indonesia 2024: Cara Daftar dan Syaratnya

Kompas.com - 13/03/2024, 15:05 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com - Pos Indonesia bersama Kementerian BUMN kembali gelar program mudik dengan tema “Mudik Asyik Bersama BUMN 2024”.

kegiatan rutin ini dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Pendaftaran sudah dibuka dari tanggal 12 Maret hingga 25 Maret 2024. Sementara itu jadwal keberangkatannya dilakukan pada 5 dan 6 April 2024. 

Berikut ini rute, cara daftar dan syarat ketentuannya dilansir dari instagram resmi @posindonesia.ig

Rute

5 April 2024

  • Jakarta - Tegal - Semarang - Solo - Surabaya 
  • Bandung - Tegal - Semarang - Solo - Surabaya 
  • Bandung- Tasikmalaya - Cilacap - Kebumnen - Yogyakarta - Nganjuk - Surabaya

6 April 2024 

  • Surabaya - Solo - Semarang - Tegal - Bandung
  • Surabaya - Nganjuk - Yogyakarta - Kebumen - Cilacap - Tasikmalaya - Bandung

Baca juga: Mudik Gratis Dishub Kota Bekasi 2024: Cara Daftar dan Syaratnya

Syarat ketentuan

  • Pelanggan setia PoslND yang telah memiliki rekening Pospay (segera download aplikasi Pospay pada GooglePlayStore/AppStore)
  • Memiliki resi transaksi pengiriman melalui Kantor Pos atau aplikasi PosAja! 
  • Memiliki Kartu ldentitas Kependudukan (KTP/KIA/KK)
  • Syarat dan ketentuan tersebut wajib ditunjukkan kepada petugas saat registrasi ulang atau saat akan melakukan perjalanan mudik gratis bersama Pos Indonesia.

 

Cara daftar

Daftar online melalui tautan bit.ly/mudikposind2024

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Bantah Senior Penganiaya Taruna STIP hingga Tewas adalah Anak Pejabat

Polisi Bantah Senior Penganiaya Taruna STIP hingga Tewas adalah Anak Pejabat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta 9 Mei 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta 9 Mei 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cerita Eks Taruna STIP soal Lika-liku Perpeloncoan oleh Senior | Junior di STIP Disebut Wajib Panggil Senior dengan Sebutan “Nior”

[POPULER JABODETABEK] Cerita Eks Taruna STIP soal Lika-liku Perpeloncoan oleh Senior | Junior di STIP Disebut Wajib Panggil Senior dengan Sebutan “Nior”

Megapolitan
Rute Transjakarta 10A Rusun Marunda-Tanjung Priok

Rute Transjakarta 10A Rusun Marunda-Tanjung Priok

Megapolitan
Rute KA Cikuray, Tarif dan Jadwalnya 2024

Rute KA Cikuray, Tarif dan Jadwalnya 2024

Megapolitan
Bantah Pernyataan Ketua STIP soal Tak Ada Lagi Perpeloncoan, Alumni: Masih Ada, tapi pada Enggak Berani Berkoar

Bantah Pernyataan Ketua STIP soal Tak Ada Lagi Perpeloncoan, Alumni: Masih Ada, tapi pada Enggak Berani Berkoar

Megapolitan
Remaja Tusuk Seorang Ibu di Bogor Hingga Pisau Patah

Remaja Tusuk Seorang Ibu di Bogor Hingga Pisau Patah

Megapolitan
Jukir Liar Minimarket Ikhlas “Digusur” Asal Pemerintah Beri Pekerjaan Baru

Jukir Liar Minimarket Ikhlas “Digusur” Asal Pemerintah Beri Pekerjaan Baru

Megapolitan
Warga Bekasi Tewas Tertabrak Kereta di Kemayoran karena Terobos Palang Pelintasan

Warga Bekasi Tewas Tertabrak Kereta di Kemayoran karena Terobos Palang Pelintasan

Megapolitan
Manjakan Lansia, Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tak Lagi Pakai Tempat Tidur Tingkat

Manjakan Lansia, Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tak Lagi Pakai Tempat Tidur Tingkat

Megapolitan
KAI Commuter: Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang Picu Pertumbuhan Ekonomi Lokal

KAI Commuter: Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang Picu Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Megapolitan
Tiga Jenazah ABK Kapal yang Terbakar di Muara Baru Telah Dijemput Keluarga

Tiga Jenazah ABK Kapal yang Terbakar di Muara Baru Telah Dijemput Keluarga

Megapolitan
Gangguan Jiwa Berat, Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Sempat Dirawat di RSJ

Gangguan Jiwa Berat, Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Sempat Dirawat di RSJ

Megapolitan
Jika Profesinya Dihilangkan, Jukir Liar Minimarket: Rawan Maling Motor dan Copet!

Jika Profesinya Dihilangkan, Jukir Liar Minimarket: Rawan Maling Motor dan Copet!

Megapolitan
Polisi: Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Alami Gangguan Kejiwaan Berat

Polisi: Ibu yang Bunuh Anak Kandung di Bekasi Alami Gangguan Kejiwaan Berat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com