Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute KA Pangrango dan Tarifnya 2024

Kompas.com - 21/04/2024, 06:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com - Kereta Api (KA) Pangrango merupakan kereta antarkota dengan rute Bogor - Sukabumi. 

Kereta ini berangkat dari Stasiun Bogor dan melewati Stasiun Cigombong dan Cibadak.

Kereta ini terdiri dari kelas ekonom dan eksekutif.

Melansir dari aplikasi resmi KAI, kereta ini ada tiga kali perjalanan dalam sehari yakn [aling pagi pukul 08.20 WIB dari Stasiun Bogor.

Untuk membeli tiket, bisa reservasi online di situs atau aplikasi resmi PT KAI. 

Rute KA Pangrango

  • Stasiun Bogor - Stasiun Bogor Paledang - Stasiun Batutulis - Stasiun Maseng - Stasiun Cigombong - Stasiun Cicurug - Stasiun Parungkuda - Stasiun Cibadak -  Stasiun Karangtengah - Stasiun Cisaat - Stasiun Sukabumi.

Harga Tiket KA Pangrango

  • Ekonomi: Rp 30.000-Rp 50.000
  • Eksekutif: Rp 80.000

Baca juga: Ini 10 KA Jarak Jauh Favorit Mudik Lebaran

Jadwal KA Pangrango

KA 202

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Bogor   08.20
Bogor Paledang 08.23 08.25
Batutulis 08.34 08.35
Maseng 08.54 08.55
Cigombong 09.05 09.06
Cicurug 09.20 09.21
Parungkuda 09.36 09.37
Cibadak 09.49 09.50
Karangtengah 09.58 09.59
Cisaat 10.13 10.14
Sukabumi 10.24  

KA 204

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Bogor   14.20
Bogor Paledang 14.23 14.25
Batutulis 14.34 14.35
Maseng 14.54 14.55
Cigombong 15.05 15.06
Cicurug 15.20 15.21
Parungkuda 15.36 15.37
Cibadak 15.49 15.50
Karangtengah 15.58 15.59
Cisaat 16.13 16.14
Sukabumi 16.24  

KA 206

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Bogor   19.55
Bogor Paledang 19.58 20.00
Batutulis 20.09 20.10
Maseng 20.29 20.30
Cigombong 20.40 20.41
Cicurug 20.55 20.56
Parungkuda 21.11 21.12
Cibadak 21.24 21.25
Karangtengah 21.35 21.36
Cisaat 21.48 21.49
Sukabumi 21.59  
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Temui Komnas HAM, Kuasa Hukum Sebut Keluarga Vina Trauma Berat

Megapolitan
NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

NIK KTP Bakal Jadi Nomor SIM Mulai 2025

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Polisi Buru Penyuplai Sabu untuk Caleg PKS di Aceh

Megapolitan
Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Tiang Keropos di Cilodong Depok Sudah Bertahun-tahun, Warga Belum Melapor

Megapolitan
Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Megapolitan
Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Megapolitan
KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

Megapolitan
Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Megapolitan
Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

Megapolitan
PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com