Rabu, 23 April 2014

News / Megapolitan

Polisi Tangkap 19 Orang Diduga Anak Buah Hercules

Minggu, 15 September 2013 | 13:39 WIB
KOMPAS / LASTI KURNIA Ilustrasi: Sebanyak 45 anak buah Hercules ditangkap di kawasan apartemen dan ruko di Jalan Lapangan Bola, Srengseng, Jakarta, Jumat (8/3/2013). Penangkapan dilakukan setelah terjadi bentrok dan penyerangan dari kelompok Hercules kepada polisi.

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Aparat Polres Metro Jakarta Barat menangkap 19 orang di beberapa titik di Jakarta Barat. Mereka diduga anak buah Rozario Marcal atau yang dikenal dengan Hercules. Mereka juga diduga pelaku penganiayaan seorang pedagang yang biasa berjualan di sekitar Pintu Tol Kebon Jeruk.

"Ke-19 orang yang ditangkap itu kelompok Flores. Ya, dia anak buah Hercules juga," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Hengki Haryadi kepada Kompas.com, Minggu (15/9/2013).

Hengki mengatakan, mereka yang ditangkap itu berawal dari adanya laporan seorang wanita, yang merupakan pedagang di sekitar pintu Tol Kebon Jeruk. Wanita tersebut mengaku dianiaya oleh sekelompok orang pada Jumat (13/9/2013).

"Tubuh korban ditetesi plastik, bahan ember yang dibakar. Bahkan kelamin wanita tersebut juga dirusak," jelasnya di Mapolres Jakarta Barat, Minggu (15/9/2013).

H (46), pedagang kopi yang disiksa tersebut, sempat disekap sejak Jumat, di bedeng yang berada di samping Apartemen Kedoya, Jakarta Barat. Hal tersebut mereka lakukan lantaran H tidak memberi uang yang diminta oleh sekelompok orang tersebut. Selama disekap, korban dianiaya dengan sundutan rokok, tetesan plastik yang dibakar, bahkan, kemaluan korban sempat dimasukkan kayu.

"Kami masih memilah-milih siapa pelaku yang benar-benar tega menganiaya korban," kata Hengki.

Berdasarkan data yang dihimpun, ke-19 orang tersebut ditangkap di empat tempat yang berbeda, di antaranya di bedeng samping pintu tol Kebon Jeruk, yang menjadi tempat penyekapan korban. Jalan Setia, Kedoya, Jalan Mawar Kembangan, dan kawasan Kapuk, Cengkareng. Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti yang didapat dari para pelaku, yaitu sejumlah senjata tajam jenis samurai, kayu, pisau, dan lainnya.

Penulis: Zico Nurrashid Priharseno
Editor : Farid Assifa