Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Datang di Persidangan Pembunuhan Ade Sara, Ibu Assyifa Bungkam

Kompas.com - 09/09/2014, 16:49 WIB
Adysta Pravitra Restu

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ibu dari Assyifa Ramadhani, terdakwa kasus dugaan pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, bungkam saat diminta berkomentar, seusai sidang perkara yang dihadapi putrinya itu, Selasa (9/9/2014).

Dalam pengamatan Kompas.com, perempuan yang mengenakan jilbab hitam berpadu rok hitam dengan motif biru ini sudah berada di lantai dua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebelum sidang yang mengagendakan tanggapan jaksa ini dimulai.

Selama menunggu sidang dimulai, perempuan tersebut selalu menutupi wajah dengan handuk kecil. Saat sidang berlangsung, dia memilih duduk di bagian belakang ruang sidang, di bagian kiri. Sidang tersebut berlangsung di lantai tiga PN Jakarta Pusat, di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Sepanjang persidangan, ibu Assyifa terlihat terus menyimak. Begitu sidang selesai, dia langsung berlalu dari ruang sidang. Beberapa pewarta berupaya mengejarnya, tapi tak sepatah kata pun terucap darinya, justru dia mempercepat langkah menuruni tangga gedung pengadilan, sembari terus menutupi muka dengan handuk.

Saat dikonfirmasi, kuasa hukum Assyifa, M Syafri Noer, membenarkan ibu Assyifa memang datang ke persidangan. "Sama kakak (ibu)-nya. Tadi juga bertemu Assyifa di sel belakang," kata Syafri. Menurut dia, ibu Assyifa selama ini terus memberi dukungan untuk putrinya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kecelakaan di UI, Saksi Sebut Mobil HRV Berkecepatan Tinggi Tabrak Bus Kuning

Kecelakaan di UI, Saksi Sebut Mobil HRV Berkecepatan Tinggi Tabrak Bus Kuning

Megapolitan
Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Tewasnya Siswa STIP yang Diduga Dianiaya Senior

Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Tewasnya Siswa STIP yang Diduga Dianiaya Senior

Megapolitan
Diduga Ngebut, Mobil Tabrak Bikun UI di Hutan Kota

Diduga Ngebut, Mobil Tabrak Bikun UI di Hutan Kota

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Tinggalkan Mayat Korban di Kamar Hotel

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Tinggalkan Mayat Korban di Kamar Hotel

Megapolitan
Siswa STIP Dianiaya Senior di Sekolah, Diduga Sudah Tewas Saat Dibawa ke Klinik

Siswa STIP Dianiaya Senior di Sekolah, Diduga Sudah Tewas Saat Dibawa ke Klinik

Megapolitan
Terdapat Luka Lebam di Sekitar Ulu Hati Mahasiswa STIP yang Tewas Diduga Dianiaya Senior

Terdapat Luka Lebam di Sekitar Ulu Hati Mahasiswa STIP yang Tewas Diduga Dianiaya Senior

Megapolitan
Dokter Belum Visum Jenazah Mahasiswa STIP yang Tewas akibat Diduga Dianiaya Senior

Dokter Belum Visum Jenazah Mahasiswa STIP yang Tewas akibat Diduga Dianiaya Senior

Megapolitan
Polisi Pastikan RTH Tubagus Angke Sudah Bersih dari Prostitusi

Polisi Pastikan RTH Tubagus Angke Sudah Bersih dari Prostitusi

Megapolitan
Mahasiswa STIP Tewas Diduga akibat Dianiaya Senior

Mahasiswa STIP Tewas Diduga akibat Dianiaya Senior

Megapolitan
Berbeda Nasib dengan Chandrika Chika, Rio Reifan Tak Akan Dapat Rehabilitasi Narkoba

Berbeda Nasib dengan Chandrika Chika, Rio Reifan Tak Akan Dapat Rehabilitasi Narkoba

Megapolitan
Lansia Korban Hipnotis di Bogor, Emas 1,5 Gram dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

Lansia Korban Hipnotis di Bogor, Emas 1,5 Gram dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

Megapolitan
Polisi Sebut Keributan Suporter di Stasiun Manggarai Libatkan Jakmania dan Viking

Polisi Sebut Keributan Suporter di Stasiun Manggarai Libatkan Jakmania dan Viking

Megapolitan
Aditya Tak Tahu Koper yang Dibawa Kakaknya Berisi Mayat RM

Aditya Tak Tahu Koper yang Dibawa Kakaknya Berisi Mayat RM

Megapolitan
Kadishub DKI Jakarta Tegaskan Parkir di Minimarket Gratis

Kadishub DKI Jakarta Tegaskan Parkir di Minimarket Gratis

Megapolitan
Koper Pertama Kekecilan, Ahmad Beli Lagi yang Besar untuk Masukkan Jenazah RM

Koper Pertama Kekecilan, Ahmad Beli Lagi yang Besar untuk Masukkan Jenazah RM

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com