Ahok: Tak Ada Toleransi soal Penggusuran - Kompas.com

Ahok: Tak Ada Toleransi soal Penggusuran

Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 27/05/2015, 11:15 WIB
Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.com Penggusuran di Jalan Cikunir, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (27/5/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, penggusuran permukiman liar di perbatasan Taman Sari (Pinangsia) dan Pademangan tetap akan dilaksanakan pada Rabu (27/5/2015) dan Kamis (28/5/2015).

Bahkan, lanjut Basuki, oknum-oknum yang melakukan aksi unjuk rasa merupakan oknum penyewa lahan negara. 

"Kita enggak ada toleransi penggusuran, (bangunan) mereka tetap harus digusur. Nanti kalau kamu enggak ada rumah, paling sewa di tempat lain, yang ribut-ribut ini kan pihak yang sewa tanah sebetulnya," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu.

Basuki menegaskan kepada warga gusuran yang tidak memiliki tempat tinggal segera melapor kepada lurah, camat, serta wali kota untuk mendapatkan unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang tersedia.

Basuki menambahkan, ia tidak akan ambil pusing jika warga menolak pindah ke rusun. "Kalau kamu enggak mau ke rusun ya risiko kamu, orang kamu enggak punya rumah kok," kata Basuki. 

Diketahui, semalam ratusan warga yang berasal dari 4 RW dan 13 RT Jalan Kerapu, Ancol, Jakarta Utara, dan Pinangsia, Jakarta Barat, menggeruduk kediaman Basuki dan sempat menjebol pagar kompleks kediamannya.

Mereka datang untuk menolak penggusuran yang rencananya akan dilakukan pada Rabu (27/5/2015) ini. Sedikitnya ada 601 rumah yang dihuni oleh 812 kepala keluarga yang berada di kawasan tersebut dan akan segera dibongkar.

PenulisKurnia Sari Aziza
EditorKistyarini
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM