Investor Minta Kepastian Sikap Sandiaga soal Reklamasi Teluk Jakarta - Kompas.com

Investor Minta Kepastian Sikap Sandiaga soal Reklamasi Teluk Jakarta

Kompas.com - 19/03/2017, 14:18 WIB
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Investor meminta kepastian dari calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno, soal reklamasi Teluk Jakarta. Permintaan itu disampaikan saat pertemuan antara Sandiaga dengan warga Pantai Indah Kapuk di Restoran Jemahdi, Jakarta Utara, Minggu (19/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Para investor meminta kepastian terkait proyek reklamasi Teluk Jakarta dari calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno.

Para pengusaha itu ingin Sandi memastikan sikapnya terkait reklamasi. 

Permintaan itu disampaikan saat pertemuan antara Sandiaga dan warga Pantai Indah Kapuk di Restoran Jemahdi, Jakarta Utara, Minggu (19/3/2017).

"Kami sebagai pengusaha ada investasi (di pulau reklamasi). Kami ambil ruko-ruko di sana untuk investasi. Kami punya rencana untuk apa, ciptakan lapangan kerja. Maksudnya selanjutnya kalau Bapak jadi wakil gubernur, menurut pandangan Bapak mau diapakan?," kata Herman salah satu investor pulau reklamasi, Jakarta Utara, Minggu.

(Baca: Disebut Ahok Menghina Soeharto soal Reklamasi, Ini Tanggapan Anies)

Menanggapi pertanyaan itu, Sandiaga Uno mengatakan bahwa posisi politik Anies-Sandiaga adalah melihat reklamasi saat ini tertutup dan tidak berkeadilan.

Sandiaga mengatakan reklamasi bukan salah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Tapi (kesalahan) bertahun-tahun sebelumnya, yang terjadi sekarang ini adalah akumulasi kesalahan, jadi kasihan yang sudah investasi keluarin uang, developernya (pengembang) juga kasihan," kata Sandiaga.

Pengusaha itu mengatakan bahwa selama ini, baik investor atau pengembang, merasa aturan reklamasi sudah benar.

Namun, pada kenyataannya aturan dibatalkan PTUN. Oleh karena itu, Sandiaga mengatakan dirinya Anies Baswedan berpandangan, bila reklamasi diteruskan akan kian menambah ketidakpastian.

Sandiaga pun mengatakan akan mencari solusi untuk pulau yang sudah terbangun.

"Nah ada metodenya, kemarin sudah bicara ahli hukum dan ada tim transisi yang ditunjuk. Pokoknya yang sudah beli enggak boleh rugi, kan pedagang harus cuan (untung), kalau enggak cuan kan repot. Kalau sudah inves enggak mau rugi, kalau status quo, kan mati," ujar Sandiaga.

Sandiaga menambahkan dia akan bersama-sama dengan pemangku kepentingan, seperti pembeli, pengembang dan pemerintah untuk duduk bersama mencari solusi.

(Baca: Anies: Pak Ahok Dukung Reklamasi, "Keukeuh" Langgar Aturan?)

Dia berprinsip bahwa baik pedagang, pengembang maupun pemerintah tak boleh rugi.

"Pandangan kami bertolak belakang dengan Pak Basuki, kalau Pak Basuki memaksakan. Kalau memaksakan menurut saya akan semakin panjang, lebih baik duduk cari solusi," kata Sandiaga. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKrisiandi
Komentar

Terkini Lainnya

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Megapolitan
ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

Regional
Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Nasional
Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Nasional
Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Megapolitan
Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Regional
Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Megapolitan
YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

Nasional
Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Megapolitan

Close Ads X