Pemprov DKI Berlomba Tertibkan Spanduk Bernada Provokatif - Kompas.com

Pemprov DKI Berlomba Tertibkan Spanduk Bernada Provokatif

Jessi Carina
Kompas.com - 20/03/2017, 12:22 WIB
KOMPAS.com/JESSI CARINA Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan Pemprov DKI akan terus menertibkan spanduk-spanduk bernada provokatif dan SARA. Menurut Sumarsono, saat ini sangat banyak spanduk-spanduk bernada provokatif yang dipasang di wilayah Jakarta.

"Ini berlomba, jadi turun satu spanduk naik dua (spanduk), turun dua, naik empat. Ya terus kami akan kejar-kejaran," ujar Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (20/3/2017).

(baca: Sumarsono Terbitkan Surat Larangan Pemasangan Spanduk Provokatif)

Sumarsono pun mengimbau masyarakat tidak memasang spanduk bernada provokatif dan SARA. Dia mendorong masyarakat saling menghargai perbedaan pendapat.

Untuk menjaga ketertiban, Sumarsono menginstruksikan personel Satpol PP melakukan pendekatan persuasif sebelum mencopot spanduk bernada provokatif. Harapannya, masyarakat bisa mengerti kesalahan mereka dan tidak mengulang memasang spanduk bernada provokatif.

"Bahkan DMI (Dewan Masjid Indonesia) sudah buat surat edaran. DMI Jakarta sudah buat edaran dan tokoh agama memberikan dukungan penuh untuk tidak memasang spanduk provokatif dan minta menurunkan," ujar Sumarsono.

(baca: Pemprov DKI Tak Beri Ruang untuk Spanduk Bernada SARA dan Provokatif)

Jumlah spanduk provokatif yang diturunkan Pemprov DKI Jakarta semakin bertambah. Sampai Minggu (19/3/2017), Satpol PP telah menurunkan 651 spanduk provokatif.

Rinciannya, 165 spanduk di Jakarta Barat, 155 spanduk di Jakarta Pusat, 138 spanduk di Jakarta Timur, 82 spanduk di Jakarta Utata, 104 spanduk di Jakarta Selatan, dan 7 spanduk di Kepulauan Seribu.

"Dan ini akan terus kita tertibkan selama masih ada," ujar Sumarsono.

Kompas TV Putaran 2 Pilkada Tidak Boleh Ada Spanduk

PenulisJessi Carina
EditorIndra Akuntono
Komentar
Terkini Lainnya

Close Ads X