Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggul Bocor, Warga Kampung Luar Batang Khawatir jika Hujan

Kompas.com - 14/11/2017, 11:54 WIB
Setyo Adi Nugroho

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.COM - Curah hujan yang meningkat belakangan ini cukup mengkhawatirkan warga kampung Luar Batang, RT 3 RW 3, Penjaringan, Jakarta Utara. Pasalnya beberapa waktu lalu tanggul penahan air laut di wilayah tempat tinggal mereka mengalami kebocoran.

"Takut airnya dari laut sama hujan deras. Khawatirnya air meninggi cepat lalu masuk ke rumah," kata Aswani (54) saat ditemui Kompas.com, Selasa (13/11/2017).

Menurut Aswani, meski sekarang tanggul tengah diperbaiki 24 jam, jika terjadi hujan proses perbaikan akan berhenti. Hal itu membuatnya khawatir, air akan masuk ke rumahnya terutama saat curah hujan deras.

Kondisi lain yang dikhawatirkan adalah saluran air yang tersumbat di wilayah permukiman. Itu akibat penumpukan lumpur yang harusnya dibersihkan secara berkala.

Baca juga : Tanggul di Luar Batang yang Bocor Masih Terus Diperbaiki

"Semalam saja hujan deras sudah bisa tergenang jalan depan rumah. Buat yang rumahnya pendek jadi masalah karena bisa masuk sampai kamar. Kalau saluran mau dibersihkan cukup sulit karena tertutup beton, butuh banyak tenaga," kata Rahmat.

Pihak terkait, dalam hal ini Dinas Sunber Daya Air (SDA), terus melakukan perbaikan pada tanggul yang bocor itu.

"Pengecoran sudah dilakukan. Tinggal dirapikan. Hujan bukan masalah karena personel dari SDA bergiliran 24 jam memperbaiki," kata Ahmad Yusuf, staf SDA Kecamatan Penjaringan di waktu yang sama

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Massa Buruh Nyalakan 'Flare' dan Kibarkan Bendera di Monas

Massa Buruh Nyalakan "Flare" dan Kibarkan Bendera di Monas

Megapolitan
Ribuan Buruh Ikut Aksi 'May Day', Jalanan Jadi 'Lautan' Oranye

Ribuan Buruh Ikut Aksi "May Day", Jalanan Jadi "Lautan" Oranye

Megapolitan
Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Megapolitan
Ribuan Polisi Amankan Aksi 'May Day', Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Ribuan Polisi Amankan Aksi "May Day", Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Megapolitan
Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan, Jasad Mengapung 2,5 Kilometer dari Titik Kejadian

Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan, Jasad Mengapung 2,5 Kilometer dari Titik Kejadian

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com