Belum Ada Bank yang Kerja Sama dengan OK OCE untuk Beri Pinjaman Modal - Kompas.com

Belum Ada Bank yang Kerja Sama dengan OK OCE untuk Beri Pinjaman Modal

Nursita Sari
Kompas.com - 10/01/2018, 08:37 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam acara rapat koordinasi Relawan OK OCE Melawai 16 di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam acara rapat koordinasi Relawan OK OCE Melawai 16 di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya mengatakan, hingga saat ini belum ada perbankan atau lembaga pembiayaan yang bekerja sama secara resmi memberi pinjaman modal kepada peserta OK OCE.

Perkumpulan Gerakan OK OCE bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta masih terus menjalin komunikasi dengan beberapa perbankan dan lembaga pembiayaan.

"Kalau yang sampai bikin MOU (nota kesepahaman) belum ada. Kami masih komunikasi-komunikasi saja, sih," ujar Faransyah saat dihubungi, Selasa (9/1/2018) malam.

Faransyah menjelaskan, mereka sudah beberapa kali bertemu dengan pihak Bank DKI dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM. Kerja sama diharapkan sudah bisa diteken pada Januari ini.

Baca juga: Saat OK OCE Disebut Pelatihan Cuap-cuap dengan Bunga 13 Persen...

Kondisi kantor sekretariat OK OCE di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (29/11/2017). Ruangan ini akan digunakan untuk program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi.Kompas.com/Setyo Adi Kondisi kantor sekretariat OK OCE di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (29/11/2017). Ruangan ini akan digunakan untuk program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi.
"Desember ini mestinya kami sudah bisa lock tuh, cuma kemarin karena akhir tahun, akhirnya kami putuskan agar (kerja sama diteken) di Januari ini," katanya.

Menurut Faransyah, permodalan bukan prioritas utama dalam OK OCE. Sebab, dalam metode tujuh langkah pasti sukses (7 pas), permodalan merupakan langkah terakhir. Sebelum permodalan, calon wirausaha mengikuti enam tahapan terlebih dahulu, yakni pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, dan pelaporan keuangan, baru terakhir permodalan.

"Jadi, memang permodalannya terus terang sekarang ini tidak terlalu urgent. Kami mau jalani mesin pelatihannya," ucap Faransyah.

Baca juga: Sandi: Bunga 13 Persen untuk Modal OK OCE Bagian dari Bisnis Bank DKI

"Untuk mereka yang belum punya usaha, kan, enggak mesti langsung dikasih modal," tambahnya.

Selain dengan Bank DKI dan LPDB Kementerian Koperasi, Faransyah juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan beberapa bank lain untuk kerja sama memberikan bantuan modal.

"Sudah ada komunikasi, tetapi belum sampai level kerja sama. Maunya saya tidak hanya MOU, tetapi munculnya skema OK OCE," kata Faransyah.

PenulisNursita Sari
EditorKurnia Sari Aziza

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM