Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lampu Lalu Lintas di Cinere Hampir Putus, Pengendara Waswas Saat Melintas

Kompas.com - 17/01/2019, 16:57 WIB
Cynthia Lova,
Dian Maharani

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com- Kondisi lampu lalu lintas (traffic light) di pertigaan komplek Perumahan Angkatan Laut, Pangkalan Jati, Cinere, Depok terlihat hampir putus.

Yusuf (32), pengendara motor mengatakan, lampu lalu lintas tersebut sudah berbulan-bulan dibiarkan dengan kondisi menjuntai. Warga khawatir lampu tersebut terjatuh, telebih saat diterpa angin kencang.

“Sudah berbulan-bulan deh kondisinya kaya gini, jadi saya pun waswas tiap lewat sini. Saya takut tiba-tiba jatuh, eh kena saya,” ucap Yusuf di komplek Perumahan Angkatan Laut, Pangkalan Jati Cinere, Depok, Kamis (17/1/2019).

Sementara itu, menurut penjual tanaman di sekitar lokasi, Sarif (42), lampu lalu lintas itu kurang perhatian para petugas.

Baca juga: PKL Kerap Kucing-kucingan dengan Satpol PP di Trotoar Terminal Depok

“Ini lampunya aja sudah mati bertahun-tahun dibiarkan begitu aja, enggak ada perbaikan juga, padahal lumayan banyak juga pengendara yang lewat sini,” ujar Sarif.

Sementara, Luki (30) mengatakan, hampir putusnya lampu lalu lintas di kawasan tersebut diakibatkan sudah lama tidak diganti oleh dinas terkait.

“Tidak diganti-ganti sih lampunya ya lama-lama keropos juga lah. Susah sih memang pemerintahnya, masih banyak kok di Depok yang lampu lalu lintasnya mati dibiarkan gitu aja,” ujar Luki.

Ia berharap kedepannya lampu lalu lintas di kawasan tersebut segera diganti dengan lampu yang lebih bagus.

Baca juga: PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

“Ya berharapnya diganti ya supaya gak membahayakan pejalan. Takut juga lewat sini kalau malam lagi hujan tiba-tiba putus serem juga kalau ada yang kena bisa nyawa taruhannya,” tutur Luki.

Pantauan Kompas.com, lampu lalu lintas itu juga sudah tak berfungsi. Hanya lampu bewarna kuning yang berkedip-kedip.

Keadaan tersebut membuat sejumlah pengendara motor yang melewati jalan tersebut berkecepatan tinggi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Megapolitan
Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Megapolitan
Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Megapolitan
Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Megapolitan
Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Megapolitan
Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Megapolitan
Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Megapolitan
Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Megapolitan
Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Megapolitan
Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Megapolitan
BOY STORY Bawakan Lagu 'Dekat di Hati' Milik RAN dan Joget Pargoy

BOY STORY Bawakan Lagu "Dekat di Hati" Milik RAN dan Joget Pargoy

Megapolitan
Lepas Rindu 'My Day', DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Lepas Rindu "My Day", DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Megapolitan
Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Megapolitan
Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com