Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tetangga yang Hantam Pria Pakai Cangkul di Tangerang Diduga Gangguan Jiwa

Kompas.com - 23/02/2022, 13:37 WIB
Muhammad Naufal,
Nursita Sari

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Polisi menduga, seorang pria berinisial S yang menghantam kepala tetangganya menggunakan cangkul di Kabupaten Tangerang memiliki gangguan kejiwaan.

S mengahantam kepala tetangganya, pria berinisial ES (37), di Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Senin (21/2/2022) siang.

Pelaku telah ditangkap pada hari yang sama.

"Keterangan para tetangga bahwa tersangka S ada gangguan jiwa," kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi, Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Sedang Bakar Sampah, Pria di Tangerang Dihantam Cangkul di Bagian Kepala oleh Tetangganya

Abdul berujar, Polsek Sepatan hendak membawa S untuk mengikuti tes kejiwaan pada Jumat (25/2/2022).

Namun, Abdul belum menyebutkan lokasi tes kejiwaan yang akan dijalani oleh pelaku.

"Rencananya sama Polsek Sepatan mau dites kejiwaan, informasinya hari Jumat tersangka diperiksa," sebutnya.

Abdul menambahkan, kepolisian masih menyelidiki motif S yang tiba-tiba menghantam tetangganya menggunakan cangkul.

"Motif masih diselidiki," tutur dia.

Baca juga: Dikeroyok Debt Collector, Ketua KNPI Haris Pertama: Saya Bukan Orang yang Suka Ngutang...

Sebelumnya diberitakan, penyerangan itu bermula saat korban ES tengah membakar sampah di depan kediamannya pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB.

Pada saat yang bersamaan, S mendatangi korban sembari membawa cangkul.

Saat itu, S tiba-tiba mengayunkan cangkulnya ke kepala ES sebanyak dua kali.

"Kejadian tersebut berawal saat korban sedang bakar-bakar sampah di depan rumahnya," papar Abdul.

Baca juga: Anies Bangun Turap di Lokasi Berbeda dari Tuntutan PTUN, Penggugat: Terbukti Belum Tuntas

"Tiba-tiba korban didatangi tersangka, yang masih bertetangga, dengan membawa cangkul dan memukulkan cangkulnya ke arah kepala korban sebanyak dua kali," sambungnya.

Akibatnya, ES mengalami luka di bagian kepalanya dan dilarikan ke RSU Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, S langsung diamankan oleh Polsek Sepatan dan masih diperiksa hingga saat ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Massa Buruh Nyalakan 'Flare' dan Kibarkan Bendera di Monas

Massa Buruh Nyalakan "Flare" dan Kibarkan Bendera di Monas

Megapolitan
Ribuan Buruh Ikut Aksi 'May Day', Jalanan Jadi 'Lautan' Oranye

Ribuan Buruh Ikut Aksi "May Day", Jalanan Jadi "Lautan" Oranye

Megapolitan
Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Bahas Diskriminasi di Dunia Kerja pada Hari Buruh, Aliansi Perempuan: Muka Jelek, Eh Tidak Diterima...

Megapolitan
Ribuan Polisi Amankan Aksi 'May Day', Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Ribuan Polisi Amankan Aksi "May Day", Kapolres: Tidak Bersenjata Api untuk Layani Buruh

Megapolitan
Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan, Jasad Mengapung 2,5 Kilometer dari Titik Kejadian

Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan, Jasad Mengapung 2,5 Kilometer dari Titik Kejadian

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com