Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi PRT Gagalkan Perampokan Rumah Majikan

Kompas.com - 09/09/2013, 17:44 WIB
Eko Hendrawan Sofyan

Penulis

BEKASI, KOMPAS.com -- Seorang pembantu rumah tangga menggagalkan perampokan rumah majikannya di Perumahan Grama Puri Blok C 2, RT01/37, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin (9/9/2013) pagi.

Nyonya Suari (45), pembantu rumah tangga itu, tengah menjaga rumah majikannya, Adi. Saat kejadian, pemilik rumah yang diketahui merupakan karyawan Panasonic Gobel tengah berangkat kerja.

Wakasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Suwardi menjelaskan, pembantu rumah itu sedang mengasuh anak majikannya. "Tiba-tiba enam pelaku memaksa masuk rumah dengan membawa benda mirip senjata api dan mengancam," terangnya.

Terkejut dengan kedatangan para pelaku, korban spontan lari ke lantai dua bersama anak majikannya. Di lantai dua itu, korban berteriak meminta tolong. "Di lantai dua itu, korban teriak ada maling dan rampok," ujarnya.

Warga yang mendengar teriakan korban bergegas mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian terdekat. Aparat Polsekta Cikarang Barat yang datang ke lokasi sempat mengepung rumah itu dan menggeledahnya. "Ternyata pelaku sudah kabur," kata Wakasat Reskrim.

Diduga karena panik, para pelaku kabur meninggalkan lokasi. Seorang saksi kepada polisi mengaku sempat melihat pelaku kabur melalui pintu samping. Mereka kemudian kabur menggunakan sepeda motor.

"Nggak ada kerugian, cuma percobaan perampokan. Soal dugaan senjata api juga meragukan. Kalau senjata beneran tentunya ada letusan," kata Wakasat Reskrim.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Megapolitan
Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Megapolitan
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Megapolitan
Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Megapolitan
Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Megapolitan
Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Megapolitan
Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program 'Bebenah Kampung'

Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program "Bebenah Kampung"

Megapolitan
Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Megapolitan
Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Megapolitan
Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Megapolitan
Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Megapolitan
2 Pria Rampok Taksi 'Online' di Kembangan untuk Bayar Pinjol

2 Pria Rampok Taksi "Online" di Kembangan untuk Bayar Pinjol

Megapolitan
Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Megapolitan
Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com