Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak Buah Udar Pristono Ditahan di Rutan Salemba

Kompas.com - 13/05/2014, 08:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua mantan anak buah mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, ST dan DA, telah ditahan di Rutan Salemba. Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka sejak 24 Maret lalu.

ST adalah Ketua panitia pengadaan barang dan jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dishub DKI, dan DA adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bus, peremajaan angkutan umum reguler dan armada bus Transjakarta.

Sejak Senin (12/5) siang, DA dan ST sudah menjalani penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung, Jakarta Pusat. Dengan dikawal beberapa orang petugas Kejagung, DA dan ST dibawa ke Rutan Salemba usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tindak Pidana Khusus Kejagung selama delapan jam yang berakhir pukul 16.40.

DA selaku PPK Pengadaan Bus Peremajaan Angkutan Umum Reguler serta Armada Bus Transjakarta menghindar saat ditanya wartawan siapa yang harus bertanggung jawab atas kasus yang menimpa dirinya tersebut. Kondisi serupa ditunjukan oleh ST selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dinas Perhubungan DKI.

Ketika ditanya mengenai kabat mantan atasannya, Pristono yang masih menjalani pemeriksaan, ia enggan berkomentar. Berselang dua menit, keduanya sudah berada di mobil Toyota Innova bernomor polisi B 1492 WQ yang menunggunya di belakang Gedung Kejagung sembari terus menghindari jepretan kamera wartawan.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Widyo Pramono membenarkan bahwa keduanya (DA dan ST) ditahan di Rutan Salemba. (dwi/bin)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com