Salin Artikel

Angkot K 03 Ngetem Bikin Arus Lalu Lintas Jalan I Gusti Ngurah Rai Selalu Tersendat

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, tepatnya di dekat Halte Busway Perumnas Klender arah Bekasi, macet akibat keberadaan angkutan perkotaan yang mangkal di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) halte bus.

Pantaun Kompas.com di lokasi pukul 18.20 WIB, arus lalu lintas padat menuju Bekasi karena jam sibuk. Sejumlah angkot tampak mangkal tepat di bawah JPO halte transjakarta Perumnas Klender.

Angkot itu mangkal lebih dari 15 menit. Usai satu angkot berlalu, angkot lainnya bergantian mangkal di bawah JPO tersebut. Tak ada petugas Dinas Perhubungan yang mengatur arus lalu lintas di lokasi.

Hal itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat ketika pengendara melintas halte tersebut. Keberadaan angkot K 03 jurusan Kranji-Klender itu semakin mempersempit lebar jalan.

"Ini angkot tiap hari ngetem di situ, dekat halte, kalau saya perhatiin. Bikin macet, ini kan jalan sempit, tidak lebar, ditambah angkot ngetem tambah sempit," kata Donal, seorang pengendara sepeda motor di lokasi, Jumat (29/11/2019).

Donal menambahkan, arus lalu lintas semakin padat apabila di saat yang sama terdapat bus transjakarta yang berhenti di halte untuk mengangkut dan menurunkan penumpang.

"Apalagi kalau ada busway berhenti juga makin sempit, jadi tuh pada lama jalannya karena jalannya makin sempit," ujar Donal.

Hal serupa juga dikatakan Kiki, pengendara sepeda motor lainnya. Pria asal Bekasi itu berharap petugas terkait segera menindak angkot yang kerap mangkal di bawah JPO tersebut dan menyebabkan macet.

"Petugas juga tidak ada tiap hari saya lewat sini, malah kadang polisi suka ada razia di sini tapi tetap saja angkotnya 'ngetem'," ujar Kiki.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/29/20213471/angkot-k-03-ngetem-bikin-arus-lalu-lintas-jalan-i-gusti-ngurah-rai-selalu

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke