Salin Artikel

Geledah Rumah Ibra Azhari, Polisi Temukan Bungkusan Berisi Putau

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat artis peran Ibra Azhari.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi kembali menggeledah kediaman adik kandung Ayu Azhari di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (23/12/2019) kemarin.

Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba di antaranya sebuah plastik klip berisi serbuk coklat diduga narkoba jenis putau, sebuah plastik klip kecil berisi serbuk putik diduga narkoba jenis sabu, sebuah cangklong, dan dua buah timbangan.

"Kemarin dilakukan penggeledahan bedasarkan informasi dari tersangka MH ya. Tim menemukan beberapa barang bukti, ada satu plastik isinya putau, kemudian ada beberapa klip plastik dan timbangan di kediaman Ibra," kata Yusri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2019).

Saat ini, polisi masih mendalami alasan Ibra Azhari kembali mengonsumsi barang haram itu. Pasalnya, Ibra diketahui telah empat kali terjerat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Catatan Kompas.com, dia pernah ditangkap di Denpasar, Bali atas kasus serupa dengan barang bukti narkoba jenis sabu.

Ibra ditangkap saat sedang mengambil pesanan paket berisi sabu seberat 5 gram di Jalan Sunset Seminyak, Denpasar, Bali pada 2010.

"Masih didalami, baru kemarin dilakukan penangkapan, apakah motivasinya (mengonsumsi narkoba)," ungkap Yusri.

Seperti diketahui, pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat adik kandung Ayu Azhari itu berawal dari penangkapan seorang kurir narkoba berinisial MH.

Penyidik Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya terlebih dahulu menangkap tersangka pengedar narkoba jenis sabu berinisial IS pada Sabtu (21/12/2019).

Saat polisi memeriksa ponsel milik IS, diketahui seorang kurir narkoba berinisial MH akan mengantarkan sabu kepada Ibra.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi juga menangkap tiga tersangka lainnya yakni UW, JT, dan H.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 112 dan atau Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/12/24/12184481/geledah-rumah-ibra-azhari-polisi-temukan-bungkusan-berisi-putau

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Bantah soal Dugaan Pungli Program PTSL

Pemkot Bekasi Bantah soal Dugaan Pungli Program PTSL

Megapolitan
Polisi Buru Pemotor yang Kabur Tinggalkan Temannya Usai Kecelakaan di Cakung, Korban Tewas di Tempat

Polisi Buru Pemotor yang Kabur Tinggalkan Temannya Usai Kecelakaan di Cakung, Korban Tewas di Tempat

Megapolitan
PPKM di Jakarta Naik ke Level 2, Anies Bakal Komunikasi dengan Pemerintah Pusat

PPKM di Jakarta Naik ke Level 2, Anies Bakal Komunikasi dengan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Bantah Keluarganya Didesak Keluar dari Rusun Jatinegara Barat, Amran: Tetangga Kaget dan Minta Kami Jangan Pindah

Bantah Keluarganya Didesak Keluar dari Rusun Jatinegara Barat, Amran: Tetangga Kaget dan Minta Kami Jangan Pindah

Megapolitan
Pelaku Penyekapan yang Ditangkap di Sunter Mengaku sebagai Polisi Saat Beraksi

Pelaku Penyekapan yang Ditangkap di Sunter Mengaku sebagai Polisi Saat Beraksi

Megapolitan
Kronologi Penyekap Ditangkap di Sunter, Kabur dan Tabrak Belasan Kendaraan, lalu Diamuk Warga

Kronologi Penyekap Ditangkap di Sunter, Kabur dan Tabrak Belasan Kendaraan, lalu Diamuk Warga

Megapolitan
Tak Selamanya Tebet Eco Park Populer, Taman Ini Juga Berpotensi Viral

Tak Selamanya Tebet Eco Park Populer, Taman Ini Juga Berpotensi Viral

Megapolitan
Bertambah 11 Orang, Total 193 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Bertambah 11 Orang, Total 193 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Megapolitan
Hendak Ditangkap di Sunter, Pelaku Penyekapan Melawan dan Tabrak Sejumlah Kendaraan

Hendak Ditangkap di Sunter, Pelaku Penyekapan Melawan dan Tabrak Sejumlah Kendaraan

Megapolitan
PPKM di Jakarta Naik ke Level 2 karena Peningkatan Kasus Covid-19 akibat Subvarian BA.4 dan BA.5

PPKM di Jakarta Naik ke Level 2 karena Peningkatan Kasus Covid-19 akibat Subvarian BA.4 dan BA.5

Megapolitan
Tumpukan Sampah Terbakar di Kebon Jeruk, Api Berhasil Dipadamkan Sebelum Merambat ke Rumah Warga

Tumpukan Sampah Terbakar di Kebon Jeruk, Api Berhasil Dipadamkan Sebelum Merambat ke Rumah Warga

Megapolitan
Video Viral Mobil Diamuk Massa dan Sopir Ditangkap di Sunter, Polisi: Itu Pelaku Kasus Penyekapan

Video Viral Mobil Diamuk Massa dan Sopir Ditangkap di Sunter, Polisi: Itu Pelaku Kasus Penyekapan

Megapolitan
Mengenal Mutiara Tersembunyi di Kepulauan Seribu, Benteng Martello: Dibangun Belanda untuk Pertahanan Keamanan

Mengenal Mutiara Tersembunyi di Kepulauan Seribu, Benteng Martello: Dibangun Belanda untuk Pertahanan Keamanan

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Tamu Resepsi Pernikahan Dikurangi

PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Tamu Resepsi Pernikahan Dikurangi

Megapolitan
Anies Ajak Para Kepala Daerah Susun Solusi Hadapi Perubahan Iklim Global

Anies Ajak Para Kepala Daerah Susun Solusi Hadapi Perubahan Iklim Global

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.