Salin Artikel

2 Pria Misterius di Sekitar TKP Tewasnya Yodi Prabowo, Polisi: Jangan Berandai

Totalnya ada 34 saksi yang diperiksa. Mereka terdiri dari keluarga, pacar Yodi, rekan kerja, hingga warga di sekitar lokasi penemuan jenazah Yodi Prabowo di pinggir tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dua orang saksi yang mengaku turut diperiksa polisi yakni S (60) dan E (44) menuturkan mereka melihat dua orang pria mencurigakan yang lewat di Jalan Inspeksi Ulujami pada Rabu (8/7/2020) dini hari.

Mereka curiga karena kedua pria itu bukanlah warga sekitar dan tak mereka kenali. Selain itu, keberadaan kedua orang itu juga dirasa janggal karena melewati jalan yang aksesnya ditutup pada tengah malam.

Perkembangan terakhir, kedua saksi mengaku ditunjukan sebuah video yang berisikan gambar dua pria dalam sebuah mobil dengan latar suara perempuan yang merekam dari jok tengah.

Saksi mengaku mengenali salah seorang di antara dua anak muda dalam mobil itu sebagai orang yang sama yang melintas pada Rabu dini hari.

Namun, soal teka-teki sosok dua pria misterius dan kaitannya dengan kasus tewasnya Yodi  langsung dibantah oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

"Hubungannya dia (saksi E dan S) apa ya? Kok bisa ngomong gitu dia?. Tidak ada itu (orang mencurigakan). Jangan berandai-andai. Penyidik lebih tahu," kata Yusri saat dikonfirmasi, Kamis (23/5/2020).

Yusri mengatakan, dalam penyelidikan setiap orang yang terdapat ada di tempat kejadian perkara patut dicurigai.

Namun, hal itu harus dilakukan pendalaman untuk membuktikan apa kaitan orang-orang itu dengan kasus kematian Yodi.

"Orang lewat pasti setiap orang dicurigai. Kan bisa saja orang lewat. Jangan berandai dan digiring ke sana," ucap dia.

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020).

Jenazah Yodi ditemukan oleh tiga anak kecil yang sedang bermain layangan di pinggir Tol JORR tepat pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan olah tempat kejadian, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.

Polisi juga kemudian menemukan ponsel korban dan juga pisau dengan darah yang sudah mengering.

Korban saat itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

Hasil otopsi menyebutkan korban mengalami luka pada dada kiri dan leher yang diduga akibat senjata tajam.

Awal mula kecurigaan pada dua pria misterius

Polisi sudah memeriksa 34 saksi baik dari keluarga, rekan kerja hingga sejumlah orang yang ada di lokasi saat korban ditemukan.

Dua dari 34 saksi yang dimintai keterangan, S (60) dan E (44), melihat dua laki-laki mencurigakan yang lewat di Jalan Inspeksi Ulujami pada Rabu (8/7/2020) dini hari, mengaku mengenali salah satu laki-laki tersebut.

S menyebutkan, laki-laki yang kebetulan lewat di Jalan Inspeksi Ulujami, bertepatan dengan penemuan motor editor Metro TV Yodi Prabowo itu berinisial D.

Kesaksian tersebut terungkap setelah polisi menunjukkan foto dan video yang diduga laki-laki berkacamata kepada S dan E hingga tiga kali.

Polisi kemudian menunjukkan sebuah video berdurasi 10 detik.

Dalam video rekaman tersebut terlihat adegan dua orang laki-laki dan satu orang perempuan sedang berada di dalam satu mobil.

Adapun video berdurasi 10 detik itu sempat diunggah melalui Instagram oleh sebuah akun.

“Ini, orang ini seperti yang saya lihat gaya-gayanya. Kan saya kalo malam, dia begini sambil pegang handphone,” ujar S saat ditemui Rabu (22/7/2020) malam.

S menyebutkan, ada seorang wanita yang duduk di bangku bagian belakang. Sementara, laki-laki lainnya duduk di samping D.

“D itu yang kacamata, dia yang nyetir,” kata S.

Untuk laki-laki yang duduk di samping D, S tak bisa mengenali. Setelah berusaha mengingat, ia tetap tak bisa juga mengenali laki-laki itu.

Saksi E juga mengaku ditunjukkan video yang sama dengan S. Ia menyebutkan, polisi menunjukkan video laki-laki berkacamata sedang menyetir bersama seorang laki-laki dan perempuan.

"Ditunjukan di mobil pas mau ketemu ceweknya korban (Yodi). Ada dua tiga kali ditunjukkin video," kata E.

Kompas.com sempat menunjukkan video yang disebut-sebut berisi adegan dua laki-laki dan satu perempuan di dalam satu mobil hingga tiga kali.

S dan E membenarkan video yang Kompas.com tunjukkan sama persis dengan yang polisi tunjukkan.

Dalam video tersebut, laki-laki yang menyetir mobil berkacamata, berambut pendek, dan berkemeja hitam.

S dan E juga sempat dibawa ke Polres Jakarta Selatan untuk bertemu D.

Di sana, mereka melihat D dari balik kaca di sebuah ruangan.

"Karena kami lihat dia dalam posisi terang, ya hampir yakin penuh kalau dia yang lewat sini malam itu," kata E.

Di Polres Jakarta Selatan, D memeragakan gaya rambutnya, cara berjalan, dan memegang handphone seperti laki-laki berkacamata yang lewat di Jalan Inspeksi Ulujami.

S dan E melihat D dari jarak sekitar 3-4 meter.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/07/23/19012971/2-pria-misterius-di-sekitar-tkp-tewasnya-yodi-prabowo-polisi-jangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Megapolitan
Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Megapolitan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Megapolitan
Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Megapolitan
Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Megapolitan
PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

Megapolitan
Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Megapolitan
Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Megapolitan
Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.