Salin Artikel

Pabrik Ekstasi Rumahan di Cipondoh Jual Narkoba Rp 200.000 Per Butir

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pabrik ekstasi rumahan di Jalan Palem, Poris, Cipondoh, Tangerang, terungkap menjual pil hasil produksinya seharga Rp 200.000 per butir. Pabrik ekstasi rumahan ini sebelumnya telah digerebek pada Jumat (25/9/2020) malam lalu.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Setiawan menjelaskan, harga jual barang haram tersebut diketahui setelah polisi menginterogasi tersangka berinisial J dan D.

"Dijual kurang lebih Rp 200.000 per butir," ujar Iman dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Rabu (30/9/2020).

Menurut Iman, pabrik ekstasi rumahan tersebut sudah beroperasi selama hampir satu tahun dan telah mengedarkan ribuan pil di wilayah Tangerang Raya.

Lanjut dia, pelaku memiliki jaringan pengedar narkoba sebagai kaki tangn dan berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan untuk memasarkan pil ekstasi.

"Diedarkannya sesuai dengan pemesanan, baik lewat chatting-an maupun pesanan lewat beberapa jaringan penjualannya," kata dia.

Iman mengatakan, dari hasil penggerebekan dan pengembangan, polisi menyita barang bukti berupa alat cetak dan campuran zat kimia yang digunakan pelaku membuat ekstasi.

Selain itu, polisi juga menyita 13 pil ekstasi yang baru saja selesai diproduksi dan belum sempat diedarkan pelaku.

"Kami kenakan tindak pidana kumulatif, Pasal 196 dan 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 113 dan 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ungkapnya.

Sebagai informasi, Unit Reskrim Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menggerebek salah satu rumah yang dijadikan pabrik pembuatan ekstasi pada Jumat (25/9/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Ada dua orang, yakni pria dan wanita, yang ditangkap dalam aksi penggerebekan pabrik ekstasi rumahan itu.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/30/14550321/pabrik-ekstasi-rumahan-di-cipondoh-jual-narkoba-rp-200000-per-butir

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Guru SMP Cendrawasih I Cilandak Dijambret, Uang Rp 2 Juta Buat Bayar Kontrakan dan Ponsel Raib

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Sebabkan Banjir, Warga: Tiap Tahun Juga Begini

Megapolitan
Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Oleng, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Mobil dan 2 Motor di Kebayoran Lama, Seorang Pemotor Terluka

Megapolitan
Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Megapolitan
Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Megapolitan
'Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual'

"Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual"

Megapolitan
Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Megapolitan
Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Megapolitan
3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

Megapolitan
Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Megapolitan
Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Megapolitan
Lurah Gelora Tanah Abang Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup Sementara

Lurah Gelora Tanah Abang Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup Sementara

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Pasar Kramatjati Belum Rp 14.000 Per Liter, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga Minyak Goreng di Pasar Kramatjati Belum Rp 14.000 Per Liter, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.