Salin Artikel

Anies Tak Pakai Masker Saat Hadiri Lomba, Anggota Dewan: Masyarakat Butuh Teladan di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19

Menurut dia, untuk menekan tren penambahan kasus Covid-19 yang kembali terjadi akhir-akhir ini, warga membutuhkan figur yang disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Untuk menekan laju kenaikan Covid-19 itu harus ada pelopor. Jadi barang siapa yang menjadi pemuka, konsekuensi logisnya adalah menjadi pelopor," tutur Gembong melalui sambungan telepon, Selasa (9/8/2022).

"Karena memang masyarakat kita membutuhkan figur seperti itu," sambungnya.

Ia kemudian tak menyalahkan jika banyak warga Jakarta akhirnya abai terhadap prokes karena pemimpinnya sendiri tidak taat aturan tersebut.

"Ya jangan salahkan kalau rakyatnya seperti itu (tak pakai masker), begitu saja sederhananya," ucap Gembong.

Ia menegaskan, Anies seharusnya lebih bijak lagi saat tampil di depan publik.

"Betul (Anies lebih bijak), karena (masyarakat) butuh keteladanan," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam unggahan akun Instagram resminya, Anies tampak tak mengenakan masker saat menghadiri lomba Kicau Burung itu.

Politisi non-parpol itu juga tak mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang-orang di sana.

Di sisi lain, dalam unggahan yang sama, terlihat bahwa ada beberapa orang yang masih mematuhi prokes dengan cara mengenakan masker.

Kenaikan kasus Covid-19 di Ibu Kota

Tingkat persentase kasus positif atau positivity rate Covid-19 di DKI Jakarta dalam sepekan terakhir berada jauh di atas ambang batas aman yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, positivity rate sepekan terakhir mencapai angka 14,8 persen.

Sementara itu, ambang batas aman positivity rate Covid-19 yang ditentukan oleh WHO adalah tidak lebih dari 5 persen.

Sebelumnya, pada 6 Agustus, positivity rate bahkan mencapai angka 15,3 persen. Lalu, pada 5 Agustus lalu, positivity rate mencapai 15,8 persen.

Sementara itu, penambahan kasus Covid-19 di DKI Jakarta selama dua minggu bergerak fluktuatif, sebagaimana dilansir melalui laman corona.jakarta.go.id.

Berikut rinciannya:

• 25 Juli 2022 bertambah 2.168 kasus,

• 26 Juli 2022 bertambah 2.974 kasus, 

• 27 Juli 2022 bertambah 3.279 kasus,

• 28 Juli 2022 bertambah 3.157 kasus,

• 29 Juli 2022 bertambah 2.987 kasus,

• 30 Juli 2022 bertambah 2.629 kasus,

• 31 Juli 2022 bertambah 2.198 kasus,

• 1 Agustus 2022 bertambah 1.486 kasus,

• 2 Agustus 2022 bertambah 1.993 kasus,

• 3 Agustus 2022 bertambah 2.532 kasus,

• 4 Agustus 2022 bertambah 2.814 kasus,

• 5 Agustus 2022 bertambah 2.569 kasus,

• 6 Agustus 2022 bertambah 2.356 kasus

• 7 Agustus 2022 bertambah 1.824 kasus.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/10/06540041/anies-tak-pakai-masker-saat-hadiri-lomba-anggota-dewan-masyarakat-butuh

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Megapolitan
Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Megapolitan
Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Megapolitan
Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Megapolitan
Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Megapolitan
Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Megapolitan
Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Megapolitan
Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Megapolitan
SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

Megapolitan
Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Megapolitan
Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.