Salin Artikel

Anies Targetkan 700 Unit Hunian DP Rp 0 Rampung 2024

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembangunan 700 unit hunian down payment (DP) Rp 0 rampung pada 2024.

Hal itu dia sampaikan ketika meresmikan hunian DP Rp 0 di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, secara simbolis pada Kamis (8/9/2022).

"Pembangunan 700 unit dan Insya Allah tuntas 2024," tuturnya.

Dengan demikian, kata Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setidaknya akan memiliki lebih dari 3.000 unit hunian DP Rp 0 hingga 2024.

Dalam kesempatan itu, ia pun berharap bahwa pembangunan 700 unit tersebut bisa dipercepat.

"Jadi nantinya minimal kami punya lebih dari 3.000 unit DP Rp 0. Mudah-mudahan (pembangunannya) nanti bisa eskalasi," sebutnya.

Ia meyakini bahwa program rumah DP Rp 0 akan tetap berlanjut meski ia tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta.

Anies menuturkan, ia sudah menyiapkan peraturan agar program rumah DP Rp 0 ini tetap berlanjut.

"Iya tetap berlanjut program rumah DP Rp 0, dan ini justru pake peraturan. Saya bekerja dengan institusi bukan dengan personality," kata Anies.

Ia mengatakan, dengan peraturan yang dibuat, siapa pun yang bertugas menjadi penggantinya akan melanjutkan Program Rumah DP RP 0 tersebut.

Telebih, kata Anies, Program Rumah DP Rp 0 ini juga dilakukan dengan bekerja sama dengan pihak swasta.

"Jadi ini skema ya adalah pihak swasta yang memilki tanggung jawab punya kewajiban kewajiban yang ditunjukkan dengan membangun rumah konsep DP Rp 0," ujar dia.

Anies juga mengklaim, masyarakat lebih tertarik untuk menghuni rumah susun program DP Rp 0 daripada apartemen yang dibangun swasta.

Menurut dia, tingkat hunian rumah DP Rp 0 lebih tinggi dibandingkan apartemen, yakni mencapai 95 persen.

"Kalau kita perhatikan, angka huniannya saya cek sekitar 95 persen. Keterisian program (hunian) DP Rp 0 ini lebih tinggi, karena pasar apartemen keterisiannya baru 70 persen," ungkapnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/08/18273381/anies-targetkan-700-unit-hunian-dp-rp-0-rampung-2024

Terkini Lainnya

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke