Salin Artikel

Ditabrak Pengemudi Mobil, Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Target Pembunuhan?

Seorang pengemudi mobil terduga pelaku tak kunjung ditangkap.

Insiden tabrak lari itu bermula ketika Muhammad Naufal Rahman dan bibinya berboncengan dengan sepeda motor di bilangan Harapan Indah, Kota Bekasi, pada Rabu (9/11/2022).

Korban lalu berselisih paham dengan pelaku di simpang lampu lalu lintas, saat lampu menunjukkan tanda berhenti.

"Posisi sedang macet, tapi disuruh maju sama petugas sekuriti, karena biar lancar. Nah, pas di simpang itu, datang mobil mau tabrak saya. Saya diam, saya lihatin, kemudian dia buka kaca," ujar Naufal beberapa waktu lalu.

Tak lama kemudian, pengemudi mobil yang menganggap Naufal melanggar aturan, memaki Naufal dengan ujaran berbau rasis.

Naufal yang merasa terhina lantas mengikuti mobil tersebut. Saat itu Naufal hanya berniat menanyakan maksud dari makian rasis tersebut.

Ketika mendekat, Naufal justru jadi korban tabrak lari.

"Dia (pengemudi mobil) hantam saya sekali, saya goyang sedikit. Nah, yang kedua kali, saya dekati lagi, justru saya dihantam habis sampai jatuh," jelas Naufal.

Begitu ia dan bibinya jatuh, pengemudi mobil itu langsung bergegas meninggalkan lokasi.

Terduga pelaku kirim pesan di Instagram

Hampir sepekan berlalu, terduga pelaku tabrak lari tersebut muncul di media sosial.

Arif Rahman Hakim, yang merupakan ayah dari Naufal, mengatakan bahwa anaknya mendapat pesan seolah-olah dari pelaku.

Pesan itu dikirimkan oleh sebuah akun dengan nama pengguna @hyundaicentamerah. Isi pesannya, terduga pelaku melontarkan kalimat berisi pesan intimidatif ke Naufal.

"Dia (terduga pelaku) kirim pesan ke anak saya pakai akun baru. Dia bilang, 'Untung saya enggak tembak, cuma saya serempet,'" ujar Arif ketika dihubungi oleh wartawan, Selasa (15/11/2022).

Diduga ada unsur kesengajaan

Arif pun menilai ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tabrak lari tersebut.

Terduga pelaku yang menabrak dan tiba-tiba muncul di Instagram diduga sudah merencanakan dan menargetkan Naufal jadi korban pembunuhan.

"Dia kasih video gambaran situasi di dalam mobil, terus kirim pesan ke anak saya, kirim komentar pembelaan diri yang diakhiri kalimat tadi (soal penembakan). Artinya, ini ada unsur kesengajaan, ada unsur percobaan pembunuhan," jelas Arif.

Atas dasar itu, Arif pun meminta polisi bergerak cepat dan dapat segera menangkap pengemudi mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/11/16/08395981/ditabrak-pengemudi-mobil-anak-anggota-dprd-kota-bekasi-jadi-target

Terkini Lainnya

Remaja Diperkosa Staf Kelurahan, Pelaku Belum Ditangkap 2 Tahun Usai Kejadian

Remaja Diperkosa Staf Kelurahan, Pelaku Belum Ditangkap 2 Tahun Usai Kejadian

Megapolitan
Gerebek Pabrik Narkoba di Bogor, Polisi Sita 1,2 Juta Butir Pil PCC

Gerebek Pabrik Narkoba di Bogor, Polisi Sita 1,2 Juta Butir Pil PCC

Megapolitan
Perundungan Pelajar SMP di Citayam, Pelaku Jambak dan Pukul Korban Pakai Tangan Kosong

Perundungan Pelajar SMP di Citayam, Pelaku Jambak dan Pukul Korban Pakai Tangan Kosong

Megapolitan
Kemenhub Sesalkan Kasus Dugaan KDRT yang Dilakukan Pegawainya

Kemenhub Sesalkan Kasus Dugaan KDRT yang Dilakukan Pegawainya

Megapolitan
Dijebak Bertemu Perundungnya, Siswi SMP di Bogor Awalnya Diajak 'Ngopi' Bareng

Dijebak Bertemu Perundungnya, Siswi SMP di Bogor Awalnya Diajak "Ngopi" Bareng

Megapolitan
Tingkah Oknum Pejabat Kemenhub: Ucap Sumpah Sambil Injak Kitab Suci Usai Ketahuan Selingkuh, lalu Lakukan KDRT

Tingkah Oknum Pejabat Kemenhub: Ucap Sumpah Sambil Injak Kitab Suci Usai Ketahuan Selingkuh, lalu Lakukan KDRT

Megapolitan
2 Perundung Siswi SMP di Bogor Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

2 Perundung Siswi SMP di Bogor Terancam Dikeluarkan dari Sekolah

Megapolitan
Polisi Bongkar “Home Industry” Narkoba di Bogor

Polisi Bongkar “Home Industry” Narkoba di Bogor

Megapolitan
Polisi Amankan Dua Pelaku Perundungan Siswi SMP di Citayam

Polisi Amankan Dua Pelaku Perundungan Siswi SMP di Citayam

Megapolitan
Dirundung karena Rebutan Cowok, Siswi SMP di Bogor Dijebak untuk Bertemu

Dirundung karena Rebutan Cowok, Siswi SMP di Bogor Dijebak untuk Bertemu

Megapolitan
Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Megapolitan
Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Megapolitan
Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Megapolitan
Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke