"Jadi korban fisik enggak pernah, tapi perusakan properti iya. Motor saya dibakar. Itu saya, yang disebut sebagai korban perusakan barang," ungkap dia di wilayah yang dikenal sebagai Gang Mayong, Kamis (8/5/2023).
Pada saat itu, Jaun sedang berada di rumah bersama keluarganya. Secara tiba-tiba, terdengar suara ramai orang-orang di sekitar rumahnya.
Lantaran sudah tinggal di kawasan itu sejak lahir dan terbiasa mengalami tawuran, ia langsung mengetahui suara keramaian itu adalah cikal bakal aksi tawuran.
Secara kebetulan juga, dia teringat dengan motornya yang sedang terparkir di depan pos RW 07. Motor tersebut dia sewakan kepada orang lain untuk digunakan mengojek.
Belum sempat dia menyelamatkan motornya, Jaun memilih diam di dalam rumah agar tidak menjadi korban salah sasaran tawuran.
"Saya langsung masuk ke dalam, kunci pintu pagar dam rumah. Karena sudah buru-buru, mau nyelametin diri dan keluarga, enggak kepikiran buat nyelametin motor," tutur dia.
Motor itu bukanlah moda transportasi utama keluarga Juan. Akan tetapi, Jaun menyayangkan kejadian itu karena dia mengalami kerugian yang mencapai Rp 6 juta.
Sebagai informasi, sebagian besar orang lebih mengenal Jalan Bekasi Timur IV sebagai Gang Mayong. Mayong sebenarnya adalah nama salah satu gang di RW 07, dekat Jalan Bekasi Timur IV.
Namun demikian, tawuran sering terjadi di jalanan itu antara warga Gang Mayong dari RW 07 dan warga dari RW 08. Karena itu, kawasan tersebut sering dilabeli Gang Mayong.
Tawuran besar terbaru terjadi pada 20-21 Mei lalu. Tawuran pertama terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.45 WIB. Pemuda RW 07 disebut menyerang pemuda RW 08.
Dua orang mengalami luka serius akibat disabet senjata tajam sehingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit Persahabatan.
Kemudian, tawuran berlanjut pada Minggu pukul 16.00 WIB. Aksi tersebut menyebabkan terbakarnya kendaraan roda dua dan sangkar burung.
https://megapolitan.kompas.com/read/2023/06/11/07463511/cerita-warga-gang-mayong-jadi-korban-perusakan-akibat-tawuran-motor-saya
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.