Salin Artikel

Polisi Amankan 8 Remaja Pelaku Tawuran Antarkelompok di Depan Tol Bekasi Barat

Kasat Samapta Kompol Imam Syafi'i mengatakan, penangkapan bermula dari laporan warga yang melihat adanya sekelompok remaja tawuran membawa senjata tajam, Sabtu (20/1/2024) pukul 02.00 WIB.

"Kami amankan delapan remaja beserta lima bilah senjata tajam jenis celurit dan satu bilah sencata tajam jenis corbek (cocor bebek) di Jalan Bintara XIII, Bekasi Barat," ujar Imam dalam keterangannya, Sabtu.

Imam menuturkan, proses pengejaran delapan remaja itu dimulai dari gerbang tol Bekasi Barat. Saat tiba di sana, para remaja itu telah membubarkan diri.

Lalu, polisi melakukan penyisiran sampai ke Jalan Bintara XIII dan mendapati empat remaja.

"Kami lakukan penyisiran di Jalan Bintara itu dan menemukan pengendara motor mencurigakan berbonceng empat dan tidak memakai helm," kata Imam.

Imam mengatakan, pihaknya lantas meminta empat remaja itu untuk berhenti dan melakukan pendalaman.

"Kami lakukan pengecekan terhadap mereka dan hasil interogasi mereka mengaku telah melakukan tawuran di depan gerbang Tol Bekasi Barat," ujarnya.

Empat remaja itu mengaku baru selesai tawuran bersama kelompok gengster lain. Total ada empat kelompok yang ikut tawuran.

"Mereka itu kelompok gengster bernama Siliwangi Kids yang berkolaborasi dengan Naga Bonar untuk melawan kelompok gengster lain, WRTM dan Camber," kata Imam.

Empat remaja itu juga mengakui menyimpan senjata tajam di rumah salah satu temannya, AS (19), yang ikut dalam aksi.

"Kami ke lokasi dan benar ada enam buah senjata tajam di rumah AS. Sajam tersebut digunakan pada saat tawuran," ujarnya.

Polisi membawa delapan remaja itu beserta kendaraan dan barang bukti ke Mapolres Metro Bekasi untuk diperiksa lebih lanjut.

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/01/20/12422091/polisi-amankan-8-remaja-pelaku-tawuran-antarkelompok-di-depan-tol-bekasi

Terkini Lainnya

Motor dan STNK Mayat di Kali Sodong Raib, Keluarga Duga Dijebak Seseorang

Motor dan STNK Mayat di Kali Sodong Raib, Keluarga Duga Dijebak Seseorang

Megapolitan
Terganggu Pembangunan Gedung, Warga Bentrok dengan Pengawas Proyek di Mampang Prapatan

Terganggu Pembangunan Gedung, Warga Bentrok dengan Pengawas Proyek di Mampang Prapatan

Megapolitan
Ponsel Milik Mayat di Kali Sodong Hilang, Hasil Lacak Tunjukkan Posisi Masih di Jakarta

Ponsel Milik Mayat di Kali Sodong Hilang, Hasil Lacak Tunjukkan Posisi Masih di Jakarta

Megapolitan
Pakai Seragam Parkir Dishub, Jukir di Duri Kosambi Bingung Tetap Diamankan Petugas

Pakai Seragam Parkir Dishub, Jukir di Duri Kosambi Bingung Tetap Diamankan Petugas

Megapolitan
Sekolah di Tangerang Selatan Disarankan Buat Kegiatan Sosial daripada 'Study Tour' ke Luar Kota

Sekolah di Tangerang Selatan Disarankan Buat Kegiatan Sosial daripada "Study Tour" ke Luar Kota

Megapolitan
RS Bhayangkara Brimob Beri Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana

RS Bhayangkara Brimob Beri Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana

Megapolitan
KPU Kota Bogor Tegaskan Caleg Terpilih Harus Mundur jika Mencalonkan Diri di Pilkada 2024

KPU Kota Bogor Tegaskan Caleg Terpilih Harus Mundur jika Mencalonkan Diri di Pilkada 2024

Megapolitan
Pemilik Mobil yang Dilakban Warga gara-gara Parkir Sembarangan Mengaku Ketiduran di Rumah Saudara

Pemilik Mobil yang Dilakban Warga gara-gara Parkir Sembarangan Mengaku Ketiduran di Rumah Saudara

Megapolitan
Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Sodong, Efendy Pamit Beli Bensin ke Keluarga

Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Sodong, Efendy Pamit Beli Bensin ke Keluarga

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Prioritaskan Warga Jakarta dalam Rekrutmen PJLP dan Tenaga Ahli

Pemprov DKI Diminta Prioritaskan Warga Jakarta dalam Rekrutmen PJLP dan Tenaga Ahli

Megapolitan
Polisi Kesulitan Identifikasi Pelat Motor Begal Casis Bintara di Jakbar

Polisi Kesulitan Identifikasi Pelat Motor Begal Casis Bintara di Jakbar

Megapolitan
Parkir Sembarangan Depan Toko, Sebuah Mobil Dilakban Warga di Koja

Parkir Sembarangan Depan Toko, Sebuah Mobil Dilakban Warga di Koja

Megapolitan
Terminal Bogor Tidak Berfungsi Lagi, Lahannya Jadi Lapak Pedagang Sayur

Terminal Bogor Tidak Berfungsi Lagi, Lahannya Jadi Lapak Pedagang Sayur

Megapolitan
Duga Ada Tindak Pidana, Kuasa Hukum Keluarga Mayat di Kali Sodong Datangi Kantor Polisi

Duga Ada Tindak Pidana, Kuasa Hukum Keluarga Mayat di Kali Sodong Datangi Kantor Polisi

Megapolitan
Dijenguk Polisi, Casis Bintara yang Dibegal di Jakbar 'Video Call' Bareng Aipda Ambarita

Dijenguk Polisi, Casis Bintara yang Dibegal di Jakbar "Video Call" Bareng Aipda Ambarita

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke