Soto Betawi Haji Amir, Dagingnya Lembut

Kompas.com - 16/06/2011, 09:23 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Tinggal di Jakarta membuat saya mengenal akan Soto Betawi, soto yang satu ini ada di mana-mana di ibukota metropolitan Jakarta. Tapi yang enak tentu saja tidak semua, nah salah satu yang direkomendasikan oleh orang-orang adalah Soto Betawi Haji Amir 21 yang terletak di Jalan Danau Sunter Utara Blok B 1A no 5, Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara.

Hari ini saya memang sengaja pergi ke Sunter untuk sarapan pagi dengan Soto Betawi Haji Amir ini. Dulu saya pernah melihat gerainya yang ada di bilangan Kelapa Gading, tapi nampaknya sudah tidak ada lagi, makanya saya pun pergi ke pusatnya yang berada di Sunter. Rumah makannya ada di sebuah ruko, sederhana tapi sangat rapi dan cukup bersih.

Di depannya ada bakaran untuk otak-otak, disini selain soto betawi juga ada sate kambing, nasi uduk, ayam goreng dan otak-otak. Berhubung yang terkenal disini adalah Soto Betawi-nya, maka kami pun hanya pesan sotonya, tapi hanya yang berisi daging, karena saya tidak suka jeroan.

Nah sambil menunggu saya nyemil otak-otaknya, cukup enak lho otak-otaknya. Ada perkedel juga, dari bentuknya saja sudah sangat menarik, dan ternyata  perkedel yang terbuat dari kentang ini juga terasa enak di lidah, gurih dan sedap.

Tidak lama kemudian Soto Betawi yang saya tunggu-tunggu pun datang, dengan asap yang masih mengepul panas, he-he-he... makan soto memang lebih enak dalam keadaan panas. Saya beri perasan jeruk purut sedikit, supaya terasa lebih segar. Rasa kuah santannya memang sedap banget, meskipun menggunakan santan tapi tidak terasa berat, lezat dan gurih. Dagingnya nampaknya digoreng dan dipotong dadu, rasa dagingnya pun lembut. Mantap deh rasa soto betawi Haji Amir ini. Kuahnya lezat dan dagingnya pas.

Harganya pun cukup bersahabat, seporsi soto dagingnya hanya di bandrol Rp 19.000 saja. Otak-otaknya Rp 3.000 per buahnya. (Ita)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X