Kompas.com - 22/06/2013, 13:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Di usia Jakarta yang menginjak 486 tahun, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang belum dapat terselesaikan. Terlebih lagi, ia bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama baru memimpin Jakarta selama delapan bulan.

"Masih banyak PR yang belum terselesaikan. Kalau kita ceritakan tentang pekerjaan kita, tiga minggu enggak rampung. Problem-problem, infrastruktur, semuanya memang kita ini pengennya kebut-kebutan. Tapi, sekali lagi, ada yang bisa dipercepat dan yang melalui tahapan proses dan waktu," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Sabtu (22/6/2013).

Ia pun memiliki harapan khusus bagi Jakarta di usianya yang ke-486 tahun. Mantan Wali Kota Surakarta itu mengharapkan Ibu Kota terus maju dan bergerak menjadi kota megapolitan yang dinamis. Jokowi berpikir, tak mungkin kota sebesar Jakarta hanya bergerak statis.

Oleh karena itu, ia terus mewujudkan Jakarta untuk terus maju. Pembangunan Jakarta yang diprioritaskan pada tahun ini dan tahun mendatang adalah menuntaskan masalah kemacetan dan banjir yang masih menghiasi wajah Ibu Kota.

"Macet dan banjir itu yang saya harapkan bisa tuntas. Memang konsentrasi kita ke sana. Saya kira semua sudah dimulai," ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

    Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

    Megapolitan
    Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

    Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

    Megapolitan
    Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

    Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

    Megapolitan
    Gudang Onderdil di  Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

    Gudang Onderdil di Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

    Megapolitan
    Kecamatan Cakung Kekurangan Nakes, Capaian Vaksinasi Baru 40 Persen

    Kecamatan Cakung Kekurangan Nakes, Capaian Vaksinasi Baru 40 Persen

    Megapolitan
    Anies: Beras Bansos di Jakarta Berupa Beras Premium dari Gapoktan

    Anies: Beras Bansos di Jakarta Berupa Beras Premium dari Gapoktan

    Megapolitan
    Mau Gelar Pernikahan, Keluarga dan Tamu Kini Wajib Sudah Divaksinasi Covid-19

    Mau Gelar Pernikahan, Keluarga dan Tamu Kini Wajib Sudah Divaksinasi Covid-19

    Megapolitan
    Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur di Jakarta Sudah di Bawah 70 Persen, Ini Pertanda Baik

    Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur di Jakarta Sudah di Bawah 70 Persen, Ini Pertanda Baik

    Megapolitan
    Polisi Periksa CCTV pada Kasus Pencurian Uang 20 Juta di Sebuah Truk di Cengkareng

    Polisi Periksa CCTV pada Kasus Pencurian Uang 20 Juta di Sebuah Truk di Cengkareng

    Megapolitan
    Pemprov DKI Wajibkan Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal yang WFO Sudah Divaksin

    Pemprov DKI Wajibkan Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal yang WFO Sudah Divaksin

    Megapolitan
    Sekwan Pastikan Tak Ada Kegiatan Vaksinasi Dosis Ketiga di Gedung DPRD DKI

    Sekwan Pastikan Tak Ada Kegiatan Vaksinasi Dosis Ketiga di Gedung DPRD DKI

    Megapolitan
    Pada 1-29 Juli, Imigrasi Soekarno-Hatta Tolak Masuk 63 WNA

    Pada 1-29 Juli, Imigrasi Soekarno-Hatta Tolak Masuk 63 WNA

    Megapolitan
    Jual Obat Terapi Covid-19 hingga 8 Kali Lipat Lebih Mahal, 4 Pegawai Apotek di Cikarang Ditangkap Polisi

    Jual Obat Terapi Covid-19 hingga 8 Kali Lipat Lebih Mahal, 4 Pegawai Apotek di Cikarang Ditangkap Polisi

    Megapolitan
    Satpol PP Gadungan Manfaatkan Operasi Yustisi Saat PPKM sebagai Kesempatan untuk Menipu

    Satpol PP Gadungan Manfaatkan Operasi Yustisi Saat PPKM sebagai Kesempatan untuk Menipu

    Megapolitan
    Dokter Anak: Sembarangan Jadi Donor ASI Bisa Jadi Tanpa Sadar Tularkan Penyakit

    Dokter Anak: Sembarangan Jadi Donor ASI Bisa Jadi Tanpa Sadar Tularkan Penyakit

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X