Kompas.com - 22/06/2013, 19:22 WIB
|
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo dan Wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, sama-sama menilai banjir dan macet sebagai masalah Jakarta yang paling mendesak. Untuk jangka panjang, mereka ingin menata birokrasi.

"Macet dan banjir itu yang saya harapkan bisa tuntas. Memang konsentrasi kita ke sana. Saya kira semua sudah dimulai," ujar Jokowi.

"Harapannya kita pengen dalam dua tahun ini normalisasi sungai sama kemacetan bisa beres. Birokrasi pelayanan harus satu pintu dulu. Kalau pekerjaan rumah yang lain, yang memang harus cepat-cepat diselesaikan ya kemacetan dan banjir," kata Basuki.

Hal tersebut disampaikan keduanya menjawab pertanyaan soal apa harapan mereka pada HUT ke-486 DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2013), dan kesan-kesan mereka setelah memimpin Ibu Kota selama sekitar delapan bulan.

Sejauh ini, usaha yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi banjir dan kemacetan antara lain, normalisasi sungai dan waduk, pembangunan dan pembenahan pengelolaan rumah susun, penataan pasar, penertiban pakir liar dan pedagang kaki lima, dan berusaha merealisasikan proyek monorel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

    Status PPKM Level 1 di Jakarta Kembali Diperpanjang

    Megapolitan
    Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

    Ada Sidang Tahunan 2022, Polda Metro Pastikan Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di DPR/MPR

    Megapolitan
    Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

    Panggung Apung Situ Rawa Kalong, Sudah Dipamerkan Ridwan Kamil tapi Belum Bisa Dipakai

    Megapolitan
    Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

    Minta Maaf, Putri Mariana Akui Ibunya Curi 3 Cokelat dan 2 Sampo di Alfamart

    Megapolitan
    Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, 'Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum'

    Kawan Lama Group Investigasi Dugaan Pelecehan secara Internal, "Jika Ditemukan Pelanggaran, Akan Dukung Proses Hukum"

    Megapolitan
    Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

    Pemprov DKI Jakarta Genjot Upaya Integrasi Antarmoda Transportasi

    Megapolitan
    UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

    UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 100, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangerang Tembus 81.607

    Megapolitan
    UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

    UPDATE 15 Agustus 2022: Bertambah 199, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 98.464

    Megapolitan
    Monas Ditutup Hari Ini untuk Persiapan HUT Ke-77 RI

    Monas Ditutup Hari Ini untuk Persiapan HUT Ke-77 RI

    Megapolitan
    Keluarga Pelaku Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Minta Maaf

    Keluarga Pelaku Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Minta Maaf

    Megapolitan
    Perempuan yang Diintip Pria di Toilet Kafe Kawasan Melawai Juga Jadi Korban Remas Payudara

    Perempuan yang Diintip Pria di Toilet Kafe Kawasan Melawai Juga Jadi Korban Remas Payudara

    Megapolitan
    Guru SMK di Jakarta Diduga Menganiaya Siswa, Pelaku Dilaporkan ke Polisi, Korban Luka Lebam hingga Penjelasan Sekolah

    Guru SMK di Jakarta Diduga Menganiaya Siswa, Pelaku Dilaporkan ke Polisi, Korban Luka Lebam hingga Penjelasan Sekolah

    Megapolitan
    Momen Anak Hotman Paris Minta Pengacara Pencuri Cokelat Minta Maaf Langsung pada Karyawan Alfamart

    Momen Anak Hotman Paris Minta Pengacara Pencuri Cokelat Minta Maaf Langsung pada Karyawan Alfamart

    Megapolitan
    Dalam Sehari Ada 3 Kasus Temuan Mayat di Bogor, Polisi: Dari Mayat Tanpa Identitas hingga Mayat Bayi

    Dalam Sehari Ada 3 Kasus Temuan Mayat di Bogor, Polisi: Dari Mayat Tanpa Identitas hingga Mayat Bayi

    Megapolitan
    Anak Hotman Paris: Tidak Ada Tujuan Kami Buat Pencuri Cokelat di Alfamart Sengsara

    Anak Hotman Paris: Tidak Ada Tujuan Kami Buat Pencuri Cokelat di Alfamart Sengsara

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.